Kisah Stephanie Meyerson: Dari Makeup Artist ke Juara MasterChef Indonesia13
- 16 Apr 2026 18:41 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Kebanggaan baru datang dari Kota Pontianak. Stephanie Meyerson, pemenang MasterChef Indonesia Season 13, membagikan kisah inspiratif perjalanannya dari seorang permanent makeup artist hingga menjadi juara ajang memasak bergengsi nasional.
Dalam wawancara bersama di Acara Ngobral “Ngobrol Bareng Komunitas” Pro 1 RRI Pontianak, Selasa 14 April 2026, Stephanie mengungkapkan bahwa latar belakangnya justru bukan dari dunia kuliner, melainkan industri kecantikan.
“Aku itu sudah 9 tahun jadi permanent makeup artist. Jadi memang background aku di beauty industry, agak belok setir ke MasterChef,” ujarnya.
Namun, menurutnya, pengalaman di dunia kecantikan justru membantunya dalam dunia kuliner, terutama dalam hal estetika plating.
“Perfeksionisnya kebawa ke plating, jadi bisa dituangkan ke tampilan makanan yang cantik,” tambah Stephanie.
Meski terlihat percaya diri, Stephanie mengaku perjalanan menuju kemenangan tidaklah mudah. Ia bahkan sempat merasa ragu saat melihat kemampuan peserta lain.
“Kalau ikut kompetisi pasti pengin menang. Tapi pas lihat kontestan lain, jujur agak jiper karena semuanya hebat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan mental menjadi tantangan terbesar selama kompetisi.
“Di MasterChef itu bukan cuma masak, tapi mental juga diuji. Ada momen pengin nyerah, apalagi waktu anak sakit dan aku enggak bisa ada di sampingnya,” ungkapnya.
Meski begitu, Stephanie memilih untuk terus bertahan dan fokus. Strateginya sederhana namun efektif, yakni tetap tenang di tengah tekanan.
“Aku sebisa mungkin enggak mau panik. Karena kalau panik, kerjaan jadi kacau,” jelasnya.
Dalam perjalanan kariernya, Stephanie juga mengaku terinspirasi oleh chef ternama Indonesia.
“Inspirasiku Chef Juna dan Chef Devina Hermawan. Mereka sangat berpengaruh di dunia F&B Indonesia,” ujarnya.
Ke depan, Stephanie memiliki mimpi besar untuk membuka usaha pastry shop, dengan Pontianak sebagai prioritas lokasi pertama.
“Kalau buka usaha, pasti Pontianak duluan. Itu prioritas,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga berencana aktif membuat konten kuliner dan tutorial memasak untuk berbagi ilmu kepada masyarakat.
Menutup wawancara, Stephanie memberikan pesan inspiratif bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia kuliner.
“Harus punya mental kuat, konsisten, dan berani keluar dari comfort zone. Dunia dapur itu keras,” pesannya.
Keberhasilan Stephanie menjadi bukti bahwa mimpi bisa diraih siapa saja, bahkan dari jalur yang tidak terduga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....