Arif Circafaith Bangun Semangat Musik Kalbar
- 11 Okt 2025 17:54 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Acara Music Preneur RRI Pro 2 Pontianak yang tayang langsung pada Jumat malam, 10 Oktober 2025, menghadirkan sosok musisi Pontianak, Arif dari band Circafaith. Melalui obrolan santai bersama penyiar Diva Revanda, Arif mengungkap perjalanan panjangnya di dunia musik, sejak masa kecil hingga kini aktif di kancah metalcore nasional.
Kecintaannya pada musik dimulai sejak usia sekolah dasar. Saat itu, Arif mulai mengenal berbagai instrumen, dari drum hingga gitar, sebelum akhirnya mantap memilih bass sebagai pegangan utama. Pengalaman awalnya di dunia band terjadi semasa SMP dan SMA lewat grup bernama Green Child of Wolfpit, yang menjadi pijakan awal menuju pembentukan Circafaith.
Dalam acara yang juga ditayangkan live di kanal Youtube Pro 2 Pontianak ini, Arif menuturkan bahwa semangat bermusik sudah tertanam sejak remaja, terutama setelah mengenal genre underground bersama rekan-rekannya. Ia mengenang masa-masa latihan keras dan bermain di berbagai acara sekolah.
“Dulu kami hanya ingin tampil di pensi, tapi dari situ lahir rasa ingin terus main musik,” ujarnya mengenang.
Circafaith sendiri resmi terbentuk pada akhir tahun 2017, dengan formasi awal lima orang personel. Band ini mulai menapaki perjalanan serius di dunia musik keras Kalimantan Barat, hingga akhirnya melakukan tur pertama ke Malaysia pada tahun 2023. Dalam tur itu, mereka tampil di beberapa kota seperti Bintulu dan Kuching, sekaligus memperkenalkan karya-karya mereka di luar negeri.
Menurut Arif, pengalaman tampil di negeri jiran menjadi langkah besar bagi Circafaith. Ia mengakui sambutan penonton Malaysia luar biasa, terutama terhadap penjualan merchandise band.
“Kami kaget juga, setelah tampil, banyak yang langsung membeli CD dan kaus kami. Antusiasme mereka tinggi banget,” katanya.
Perjalanan Circafaith tidak berhenti di situ. Tahun berikutnya, band ini mencatat sejarah sebagai band pertama asal Kalimantan Barat yang tampil di Hammersonic Festival di Jakarta, salah satu ajang musik metal terbesar di Asia Tenggara. Pengalaman itu disebut Arif sebagai pencapaian besar dan pembuktian bahwa band dari daerah juga mampu bersaing di level nasional.
Tak hanya tampil, mereka juga harus menghadapi berbagai tantangan teknis di panggung terbuka Ancol. Arif mengisahkan bagaimana panas ekstrem menyebabkan beberapa alat musik mengalami kerusakan. Namun, hal itu tak mengurangi semangat mereka untuk tetap menampilkan performa terbaik di hadapan ribuan penonton metalhead.
Kini, Circafaith terus berinovasi. Mereka tengah mempersiapkan karya kolaborasi baru yang disebut Arif sebagai “perpaduan dua genre berbeda.” Meski belum banyak dibocorkan, Arif memberi isyarat bahwa rilisan tersebut akan segera hadir dan menjadi warna baru di dunia musik Pontianak.
“Tunggu saja tanggal mainnya, bisa jadi minggu depan, bisa juga lebih cepat,” ucapnya sambil tersenyum.
/2mo8lo823aidd0h.png)
Baca juga: Ryan “D’Jayas”: Musik Sudah Mengalir dari Darah Keluarga
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....