Gen-Z dan Coffee Shop: Nongkrong Produktif

  • 23 Mei 2025 17:46 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Pernah ga sih terpikir, kenapa kok Gen-Z kayaknya hobi banget nongkrong di coffe shop? Apa aja sih yang mereka lakuin di coffee shop itu?

Fenomena coffee shop yang semakin menjamur, menjadikan “nongkrong” atau “kongkow” jadi salah satu gaya hidup Gen-Z. Masing-masing coffee shop menawarkan pengalaman ngopi yang berbeda. Mulai dari perbedaan jenis kopi yang digunakan, target market yang hendak mereka capai, hingga beragam menu makanan dan minuman yang ditawarkan.

Di tengah kesibukan kerja atau belajar, nongkrong menjadi cara Gen-Z untuk tetap menjaga kewarasan. Sebagai makhluk sosial, tentu saja kita membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat ketika kehidupan terasa pelik.

Saat nongkrong bersama “bestie” atau sahabat biasanya diiringi cerita life update yaitu cerita tentang keseharian, pekerjaan, atau kehidupan percintaan sekalipun. Dengan sesi life update sambil nongkrong, mereka bisa melegakan hatinya melalui bercerita dan meluapkan isi hatinya yang sudah lama terpendam.

Nongkrong juga tidak sekadar ngobrol atau ngopi, tak jarang banyak Gen-Z yang belajar atau bahkan bekerja di coffee shop. Coffee shop dianggap cocok untuk tempat belajar atau bekerja karena fasilitas yang dimiliki. Kebanyakan coffee shop memiliki design interior yang sangat memanjakan mata dan memberi kenyamanan bagi pelanggannya. Mulai dari kursi dan meja yang nyaman, wifi yang kencang, colokan yang banyak, dan suasana yang mendukung. Hal-hal ini yang membuat para Gen-Z betah untuk berlama-lama di coffee shop.

Gen-Z sangat menyukai fleksibilitas. Semakin banyaknya jenis pekerjaan atau side hustle yang bisa dikerjakan dimana saja juga menjadi salah satu faktor utama munculnya budaya work from cafe. Mulai dari freelance designer, writer, digital marketer, hingga konten kreator.

Profesi-profesi ini membutuhkan fleksibilitas dalam pekerjaannya. Bekerja sambil nongkrong membantu mereka untuk menyeimbangkan antara kewajiban pekerjaan dan self care.

Bekerja di rumah seringkali membuat mereka merasa jenuh dan burn out karena sulit untuk menghasilkan ide baru. Seringkali, coffee shop dengan suasana baru akan sangat membantu pekerja kreatif untuk menemukan ide-ide baru yang segar. Jadi, walaupun sering nongkrong Gen-Z tetap bisa produktif.

Fenomena Gen-Z yang suka nongkrong di coffee shop ini memiliki dampak positif dan negatif. Positifnya, usaha coffee shop lokal dan UMKM bisa terus berkembang karena peminatnya yang semakin hari semakin bertambah.

Tidak hanya itu, para pengusaha juga bisa mendapatkan exposure secara cuma-cuma dari Gen-Z yang kerap kali membagikan foto atau video dokumentasi yang apik ketika mengunjungi coffee shop tertentu. Di era yang kehidupan kerap kali terpaku pada gadget, coffee shop bisa menjadi titik temu fisik yang penting bagi generasi muda yang butuh ruang untuk berekspresi.

Di samping dampak positifnya, nongkrong di coffee shop secara berlebihan akan berdampak pada perilaku konsumtif dan gaya hidup yang boros. Ini juga secara tidak langsung menciptakan standar sosial baru dimana merasa tidak afdol atau tidak keren jika tidak ikut nongkrong. (Penulis: Irene Mischerry C. D. Lubis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....