Muzzkipper Buka Perjalanan Bermusik Lewat Single Perdana "23.30"
- 31 Jul 2026 16:04 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Unit rock asal Pontianak, Muzzkipper, resmi memperkenalkan diri ke industri musik melalui debut single bertajuk "23.30" yang dirilis pada Jumat, 31 Juli 2026. Lagu tersebut menjadi langkah awal perjalanan band sekaligus menghadirkan warna baru di skena musik lokal dengan mengusung nuansa rock era 70-an yang dikemas lebih segar dan relevan bagi pendengar masa kini. Single "23.30" kini telah tersedia di seluruh platform musik digital.
Muzzkipper didirikan pada 2024, digawangi oleh Fauzan (vokal, bass), Benk (gitar, backing vokal), dan Edo (drum). Band ini lahir dari berbagai ide yang selama ini belum menemukan wadah untuk disalurkan. Berawal dari keinginan Hafidh, yang kini berperan sebagai manajer Muzzkipper, untuk membentuk sebuah grup musik rock, ajakan demi ajakan akhirnya mempertemukan ketiga personel yang memiliki visi serupa.
“Semua berawal dari kepala yang sedikit ribut oleh ide-ide yang belum bisa tersalurkan pada tempatnya. Lalu kami dipersatukan oleh Hafidh yang ingin mempunyai sebuah band, meskipun tidak memainkan instrumen musik. Dari situ kami bertemu dan menyadari punya visi yang sama, yaitu membentuk band rock,” ujar Benk.
Dalam perjalanan bermusiknya, Muzzkipper banyak terinspirasi oleh nama-nama besar seperti Motörhead, Deep Purple, dan Black Sabbath. Pengaruh tersebut tercermin dalam karakter musik mereka yang mengandalkan riff-riff tebal, groove yang mengalir, dan semangat rock klasik yang tetap terasa relevan di era sekarang.

Manajer Muzzkipper, Hafidh, menjelaskah bahwa lagu “23.30” ini menggambarkan kontradiksi masa muda, ketika seseorang sering melakukan kesalahan, menyesalinya, namun terkadang kembali mengulanginya.
“23.30 bercerita tentang masa muda, ketika kita sering melakukan hal-hal bodoh, mencoba banyak hal baru, menyesal, tapi kadang mengulanginya lagi di hari yang berbeda. Lagu ini menggambarkan proses belajar dari kegagalan, kesalahan, dan pengalaman yang akhirnya membentuk diri kita,” jelasnya.
Untuk menangkap karakter musik yang mereka usung, Muzzkipper memilih merekam lagu ini secara live take di F Studio, Pontianak. Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan Ferdy dari F Studio dan didorong oleh keinginan menghadirkan energi mentah khas rekaman rock era 70-an.
Proses rekaman dilakukan pada akhir 2024, sementara tahap mixing dan mastering diselesaikan oleh Aris Salim pada 2026. Melalui debut single "23.30", Muzzkipper berharap dapat memperkenalkan identitas musikal mereka kepada pendengar sekaligus menjadi awal perjalanan menuju karya-karya berikutnya yang tengah dipersiapkan. Kehadiran band ini turut menambah warna baru dalam perkembangan skena musik independen di Kota Pontianak
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....