Lahir Masa Pandemi, Komic Pon Konsisten Warnai Industri Kreatif Pontianak

  • 20 Jul 2026 06:02 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Komic Pon
  • Industri kreatif
  • Musisi Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, mengapresiasi keberadaan Komunitas Musisi Cafe Pontianak (Komic Pon) yang dinilai mampu bertahan dan berkembang sebagai wadah kreativitas serta industri kreatif di Kota Pontianak.

Bebby mengatakan, Komic Pon lahir di tengah keterbatasan akibat pandemi COVID-19. Kondisi tersebut justru mendorong sejumlah pelaku musik dan komunitas untuk semakin solid hingga melahirkan kreativitas yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan.

“Komic Pon ini lahir di tengah keterbatasan pada saat COVID-19. Kreativitas kawan-kawan yang tadinya karena masalah COVID-19 akhirnya solid, kemudian menjadi sebuah kreativitas yang mendorong untuk bisa di tengah-tengah badai itu mendapatkan tambahan,” ujar Bebby, saat menghadiri Acara HUT Komic Pon ke-5, di Aming Coffee Podomoro, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurutnya, perjalanan Komic Pon selama lima tahun menunjukkan adanya konsistensi dan kekompakan dalam mengembangkan industri kreatif di Kota Pontianak. Ia menilai, keberadaan komunitas seperti Komic Pon dapat memperkuat ciri khas Kota Pontianak melalui karya-karya kreatif, khususnya di bidang musik.

“Usianya sudah lima tahun mengembangkan kesolidan ini, membawa sebuah industri kreatif yang lebih membuat Kota Pontianak ini punya ciri khas,” katanya.

Bebby juga mengaku menikmati penampilan musik yang disuguhkan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai musik Melayu memiliki daya tarik tersendiri dan perlu lebih sering ditampilkan di berbagai ruang publik.

Menurutnya, dengan banyaknya warung kopi di Kota Pontianak, ruang-ruang tersebut dapat menjadi tempat untuk memperkenalkan dan mengembangkan musik Melayu sebagai bagian dari kreativitas lokal.

“Musik Melayu itu enak, musik Melayu itu sedap. Kalau ada hal-hal seperti ini harusnya lebih sering lagi. Di Kota Pontianak ini ada ribuan warung kopi, harusnya setiap tempat bisa membawakan lagu-lagu Melayu sebagai bagian dari kreativitas,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....