Pantun Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun 2026

  • 20 Jun 2026 12:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 menjadi momentum yang sangat penting karena SPMB merupakan gerbang awal dalam memastikan setiap anak memperoleh haknya atas pendidikan yang berkualitas, adil, dan tanpa diskriminasi. Melalui proses penerimaan murid baru yang transparan dan akuntabel, kita sedang menanamkan fondasi bagi lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul di masa depan.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Barat Tariyah. S.Pd.I.,M.H merangkum "Pantun SPMB 2026 sebagai media edukasi Ombudsman untuk mendorong penerimaan murid baru yang transparan, berkeadilan, dan bebas maladministrasi. Berikut pantunnya:

Lahan Gambut Dekat Kantor Dispora,

Untuk Ke Sana Melewati Jembatan.

Mari Sambut SPMB Dengan Gembira,

Langkah Awal Menciptakan Perubahan.

Pergi Bayar PBB Memakai Sepatu,

Tidak Membawa Banyak Cemilan.

Pelaksanaan SPMB Semakin Bermutu,

Proses Akuntabel dan Berkeadilan.

Tuanku Hamid Tuanku Guru,

Mengajar Ilmu Tidak Berbayar.

Kalau SMPB Semakin Bermutu,

Bermutulah Pula Proses Belajar.

Dari Sabang Sampai Ke Merauke,

Singgah Sebentar Tidak Menetap.

Semoga SPMB 2026 Semakin Oke,

Kualitas IPM nya Semakin Mantap.

Jendelanya Lebar Banyak Ukiran,

Melihat Purnama Duduk Sendirian.

Laksanakan SPMB Objektif Transparan,

Pelaksana Berintegritas Berkeadilan.

Mengawali Pagi Mentari Bersinar,

Depan Rumah Makan Melihat Angsa.

Proses SPMB Harus Baik dan Benar,

Langkah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

Sampan Jalur Membawa Gaharu,

Haluan Kemudi Bercabang Lima.

Banyak Jalur Penerimaan Murid Baru,

Jalur Kejujuran Itu lah Yang Utama.

Burung Cendrawasih Hinggap Di Batu,

Indahnya Selasih Tumbuh Ditaman.

Cegah Maladministrasi Penerimaan Murid Baru,

Silahkan Koordinasi Dengan Ombudsman.

Kapal Phinisi Berlayar Di Saat Pagi,

Sampai Di Dermaga Memuat Apel.

Mari Berkolaborasi Dan Bersinergi,

Laksanakan SPMB Transparan Akuntabel.

Ke Pulau Randayan Bawa Teh Tarik,

Kuenya Bakpia Cendol Mutiara.

Kalau Pelayanan SPMB Semakin Baik,

Masyarakat Bahagia Dan Sejahtera.

Manggis Dibelah Di Atas Telenan,

Di Rumah Saudagar Pengusaha Kertas.

Juknis SPMB Memudahkan Pelayanan,

Pelayanan Terstandar Dan Berkualitas.

Harmonisnya Musik Di Atas Panggung,

Acara Pesta Rakyat Rentak Beriringan.

Juknis SPMB Jangan Bikin Bingung,

Libatkan Masyarakat Pemangku Kepentingan.

Menata Pelaminan Berhiaskan Bunga,

Tambahkan Dekorasi Bertabur Permata.

Pelayanan SPMB Prima Hak Kita Semua,

Mari Awasi Prosesnya Bersama-Sama.

Menyantap Pappeda Di Pulau Irian,

Pulaunya Indah Banyak Bebatuan.

Kita Boleh Beda Jalur Beda Pilihan,

Namun Tetap Jaga Rasa Persatuan.

Dalam Perjalanan Membeli Peti,

Peti Batu Pualam Dibungkus Katun.

Berikan Pelayanan SPMB Sepenuh Hati,

Dengan Senyum Salam Sapa Sopan dan Santun.

Kalaulah Tuan Pergi ke Banjar,

Singgah Sebentar Di Pasar Terapung.

Latih Kemampuan Dengan Belajar,

Agar Kesuksesan Selalu Terhubung.

Pisang Nipah Bawa Berlayar,

Boleh Dimakan Satu Per Satu.

Cara Berkah Dalam Belajar,

Mulai Dari Proses Penerimaan Murid Baru.

Daun Kenikir Dimakan Ulat,

Ulat Dibuang Terkena Badan.

Selalu Berpikir Hidup Bermanfaat,

Dalam Pendidikan Ada Peradaban.

Abah Membelah Seikat Rotan,

Setelah Dibelah Letak Di Papan.

Pilihlah Sekolah Sesuai Persyaratan,

Demi Menjemput Harapan Masa Depan.

Dimana Bumi Dipijak,

Di Situ Langit Dijunjung.

Ikuti SPMB Secara Bijak,

Lulus Tak Lulus Janganlah Murung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....