Sarri Indra, Persit Berkarya Menginspirasi lewat Karya Nyata

  • 22 Apr 2026 18:39 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Di balik perannya sebagai istri prajurit, Ny. Sarri Indra menunjukkan bahwa pengabdian dapat diwujudkan melalui karya yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Perempuan bernama asli Eka Arfi Marliasari ini dikenal aktif, kreatif, dan konsisten menghadirkan kontribusi nyata, baik di lingkungan Persit maupun di tengah masyarakat luas.

Lahir di Nanga Taman, 18 April 1985, Sarri telah meniti perjalanan panjang di dunia seni dengan nama panggung Sarri Basule. Sejak 2004, ia menghadirkan musik daerah yang sarat makna, hingga kembali menunjukkan eksistensinya pada 2026 melalui karya terbaru seperti “Bakung2006” dan “Riuh”. Karya-karya tersebut menjadi medium untuk menyampaikan pesan positif yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dalam organisasi, Sarri aktif di Persatuan istri Prajurit (Persit) Ranting 4 Kum Cabang III PD XII/Tanjungpura. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan, mulai dari pelatihan keterampilan, pembinaan UMKM, hingga pemanfaatan platform digital sebagai ruang promosi dan pengembangan usaha anggota.

Sarri menegaskan, semangat “Persit Berkarya” bukan sekadar tema, melainkan panggilan untuk terus memberi manfaat. “Tema ‘Persit Berkarya’ kami maknai sebagai semangat bagi setiap anggota Persit untuk terus tumbuh, berdaya, dan memberikan kontribusi nyata, baik di dalam keluarga maupun di lingkungan yang lebih luas,” ujarnya di Pontianak, Selasa, 21 April 2026.

Ia juga menekankan bahwa berkarya tidak selalu berorientasi materi. “Berkarya bukan hanya tentang menghasilkan sesuatu secara materi, tetapi juga tentang bagaimana seorang istri prajurit mampu menjadi pendamping yang tangguh, inspiratif, dan penuh ketulusan dalam setiap peran yang dijalani,” katanya, menambahkan.

Menurut Sarri, berbagai program yang dijalankan Persit turut memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga prajurit. “Melalui keterampilan dan usaha yang dikembangkan, anggota Persit dapat berkontribusi secara ekonomi tanpa meninggalkan peran utamanya sebagai ibu dan istri,” ucapnya.

Ia pun berharap di usia ke-80, Persit semakin berkembang dan memberi dampak luas. “Kami berharap Persit semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan terus melahirkan karya-karya yang bermanfaat,” katanya.

Sarri juga memaknai Hari Kartini sebagai sumber inspirasi bagi perempuan Persit. “Semangat Kartini menjadi inspirasi bagi kami untuk terus belajar, berkembang, dan berani berkarya tanpa melupakan kodrat sebagai perempuan,” ujarnya.

Keberhasilan Ny. Sarri Indra hingga terpilih sebagai Persit Berkarya tidak lepas dari dukungan penuh sang suami, Mayor Chk Junain Indra Ismana, S.H., M.Hum., yang senantiasa memberi ruang dan semangat dalam setiap langkah pengabdiannya. Dukungan tersebut menjadi fondasi kuat bagi Sarri untuk terus berkembang tanpa meninggalkan peran utamanya dalam keluarga.

Selain itu, dorongan dari Ketua Ranting 4 Kum Cabang III PD XII/Tanjungpura, Ny. Dona Rusdal, turut menjadi energi positif dalam mendorong kreativitas anggota. Melalui kepemimpinan yang aktif dan suportif, Sarri bersama anggota lainnya didorong untuk terus produktif dan inovatif.

Atas dedikasi, karya, dan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, Sarri Indra pun terpilih sebagai Persit Berkarya dalam peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura. Sebuah capaian yang menegaskan bahwa karya yang lahir dari ketulusan akan selalu memberi arti, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi banyak orang.

Baca juga: Dua Dekade Tertunda, Sarri Basule Akhirnya Rilis “Bakung 2006”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....