Warga Mempersiapkan Meriam Karbit jelang Malam Takbiran di Pontianak
- 01 Mar 2026 00:04 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Sejumlah pemuda bersama warga di Jalan Imam Bonjol Gang Kuantan, tepian Sungai Kapuas, mulai melakukan pembuatan meriam karbit sebagai persiapan tradisi "Nyucol Meriam Karbit" yang rutin digelar saat malam takbiran Idulfitri. Tampak beberapa gelondongan kayu sedang dipersiapkan untuk dibuat meriam pada Kamis, 26 Februari 2026 malam.
Pembuatan meriam dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Saat ini, proses pengerjaan telah memasuki tahap pengikatan badan meriam menggunakan rotan sebelum nantinya diangkat dan disusun di tepi sungai. Penanggung jawab "Nyucol Meriam Karbit", Yudha, mengatakan pengerjaan meriam telah berjalan bertahap dan sebagian unit sudah selesai dibuat.
“Pembuatan meriam karbit ini sudah di tahap kita untuk menyimpai meriam karbit dengan rotan. Untuk saat ini baru dua meriam yang sudah jadi,” kata Yudha saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, proses pembuatan meriam membutuhkan waktu panjang, terutama dalam mencari bahan kayu balok yang kini semakin sulit diperoleh. “Kalau awal proses untuk kayu ini kita dapat di mebel. Dulunya mudah didapat, tapi sekarang kayu balok ini sudah susah untuk dicari,” jelasnya.
Menurut Yudha, tahun ini warga menyiapkan delapan meriam yang terdiri dari enam meriam kayu balok dan dua meriam berbahan asbes. Kayu yang digunakan pun dipilih dari jenis kayu tua agar lebih kuat menahan tekanan ledakan karbit.
“Kayu yang kita pakai ini umurnya ada yang 18 tahun dan 15 tahun, jenis kayu mabang yang memang paling kuat, dengan diameter sekitar 70 sentimeter dan panjang enam meter,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh proses pengerjaan ditargetkan rampung satu minggu sebelum Idulfitri, termasuk tahap pengangkatan, penyusunan, hingga pengecatan meriam. Lebih dari sekadar persiapan tradisi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan warga selama Ramadan.
“Kalau meriam kayu seperti ini, kita bisa kumpul bareng lagi. Bisa gotong royong sekaligus silaturahmi dengan warga setempat,” tambah Yudha.
Tradisi "Nyucol Meriam Karbit" sendiri menjadi salah satu budaya khas masyarakat Pontianak yang selalu dinantikan setiap malam takbiran sebagai penanda datangnya Hari Raya Idulfitri di tepian Sungai Kapuas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....