Meatzilla Pontianak Ekspansi dari Kedai Grill ke Produk Ritel Halal
- 29 Sep 2026 10:32 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - UMKM kuliner asal Pontianak, Meatzilla, terus mengembangkan bisnis dari usaha makanan siap saji menjadi produk yang dapat dipasarkan secara lebih luas melalui kanal ritel. Berawal dari usaha grill, barbecue, dan shabu-shabu sejak 2016, Meatzilla kini mengembangkan sejumlah produk seperti kimchi dan saus barbecue.
Pemilik Meatzilla, Fenny, mengatakan pengembangan produk ritel dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan makanan praktis dan dapat diolah sendiri di rumah.
"Kita kepikiran untuk menciptakan produk yang praktis. Bisa kita sajikan sendiri di rumah untuk barbecue-an, untuk olesan juga bisa. Untuk pizza, burger itu juga bisa kita gunakan," ujar Fenny dalam program UMKM Bicara hari Senin, 28 September 2026.
Menurutnya, inovasi produk menjadi salah satu cara bagi pelaku UMKM untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen. Produk yang sebelumnya hanya dapat dinikmati di outlet kemudian dikembangkan agar dapat digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan makanan di rumah. Dalam pengembangan produk tersebut,
Meatzilla juga telah mengantongi sertifikasi halal dari LPPOM MUI. Fenny mengatakan sertifikasi halal menjadi bagian penting untuk memberikan kepastian dan rasa aman kepada konsumen, khususnya karena sebagian besar pelanggan Meatzilla merupakan masyarakat Muslim.
"Memang kalau kita untuk produk kuliner apalagi di outlet itu kita punya customer juga kebanyakan muslim. Jadi memang kita meyakinkan para customer kita juga bahwa produk ini halal dan bisa dinikmati oleh teman-teman muslim," tegasnya.
Sementara itu, Auditor LPPOM MUI Kalimantan Barat, Syaiful Yusuf, S.Si., menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan bahan baku. Pengawasan juga mencakup proses produksi hingga penyajian, termasuk bagaimana pelaku usaha memastikan peralatan yang digunakan tidak terkontaminasi bahan yang tidak memenuhi ketentuan halal.
"Titik kritis kalau misalnya di outlet itu terkait dine-in seperti apa. Bagaimana si owner ini, si pemilik toko atau manajemennya itu bisa memastikan ketika pelanggan datang kemudian makan di situ, menggunakan peralatan di situ, bisa menjaga agar tidak terkontaminasi dengan bahan-bahan dari luar," jelas Syaiful.
Menurut Syaiful, pemahaman mengenai proses dan titik kritis halal penting bagi pelaku UMKM seiring semakin berkembangnya usaha kuliner. Sertifikasi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan. Ia turut mengingatkan pelaku UMKM agar memanfaatkan berbagai program fasilitasi sertifikasi halal yang tersedia sehingga tidak menunda proses pengurusannya.
"Sayang sangat disayangkan di momen-momen seperti ini yang banyak gratis kemudian kok dilewatkan gitu," tuturnya.
Pengalaman Meatzilla menunjukkan bahwa pengembangan produk dapat menjadi salah satu langkah UMKM kuliner untuk memperluas pasar. Di sisi lain, pemenuhan aspek halal menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan konsumen sekaligus mendukung keberlanjutan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....