Inovatif, Keripik Pangsit Ale-ale Buatan Warga Kubu Raya
- 09 Sep 2026 15:15 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Berawal dari kecintaannya pada dunia perdagangan, Tiara Wahyu Safitri sukses merintis usaha kuliner rumahan dengan menghadirkan produk camilan unik berupa keripik pangsit berbahan dasar aneka kerang atau ale-ale. Kisah inspiratif ini dibagikan saat ia hadir sebagai narasumber dalam program "Teras UMKM" di RRI Pro 4 Pontianak yang dipandu oleh Ibeng, Kamis, 3 September 2026.
Tiara mengungkapkan bahwa usaha dengan merek "Olsop Green Sila Berkah" ini mulai ditekuni dan dilengkapi legalitasnya sejak tahun 2022. Nama merek tersebut diambil dari warna hijaunya yang menjadi identitas kesukaan serta gabungan nama sang anak, Sila, dengan harapan usahanya selalu membawa berkah.
"Saya pilih dari hasil laut itu kerang-kerangan, jadi saya olah dari bahan kerang juga," ujar Tiara menjelaskan keunikan produk keripik pangsit ala-ala buatannya.
Di tengah pasaran yang dipenuhi keripik berbahan dasar ikan, inovasi keripik pangsit kerang ini menjadi terobosan baru yang menarik minat penikmat kuliner lokal di Kalimantan Barat. Sebagai pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas UMKM Katulistiwa, Tiara sangat mengutamakan legalitas usahanya. Produk olahannya telah mengantongi sertifikat halal sejak 2022 guna memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi konsumen.
Dalam hal pemasaran, Tiara memilih untuk menitipkan produknya melalui rekan-rekan sesama pelaku usaha serta di gerai mitra, seperti di Perumda Kabupaten Kubur Raya. Selain itu, produknya juga sering dibantu promosikan dalam berbagai pameran atau festival daerah seperti kegiatan di Taman Alun Kapuas. Bagi masyarakat yang ingin memesan atau bergabung menjadi reseller, Tiara membuka kesempatan seluas-luasnya dan dapat dihubungi melalui nomor WhatsApp di 0856-5717-9992.
Merintis usaha sejak tahun 2022 tentu tidak lepas dari tantangan, mulai dari sepinya pembeli hingga proses produksi yang dilakukan secara mandiri di rumah di kawasan Kuala Dua, Kabupaten Kubur Raya. Kendati demikian, Tiara selalu menjadikan setiap penurunan omset sebagai bahan evaluasi untuk terus maju.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah dan komunitas yang sering mengadakan berbagai pelatihan bagi pelaku usaha kecil. Menurutnya, edukasi dari pelatihan tersebut sangat membantu para pemula untuk memahami manajemen usaha, pentingnya legalitas, hingga cara bertahan di tengah persaingan bisnis.
"Untuk yang mau buka usaha, usahakan jangan putus semangat untuk saling belajar, terutama legalitas itu menurut saya utama. Jadi untuk ke depannya tetap semangat dan optimis saja," ucap Tiara kepada para calon wirausaha pemula.
Baca juga: Tinggalkan Kerja Kantoran, Ibu Muda Ini Sukses Kembangkan Raisyabi Snack
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....