Kap Susu by Hanna, Kue Kekinian dengan Cita Rasa Susu yang Menggoda

  • 14 Agt 2026 08:38 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak-Salah satu kue kekinian yakni kap susu, sangat diminati oleh sebagian besar warga Pontianak,Kalimantan Barat terutama saat hari besar keagamaan. Kue kering ini dikenal dengan nama brand kue “Kap Susu by Hanna”. Kue ini berukuran kecil layaknya kue kering, bertekstur lembut, serta rasa susu yang lebih dominan.

“Kalau kue kering teksturnya garing, tapi kap ini ndak garing, modelnya seperti roti. Kue ini banyak menggunakan susu full cream, susu kental manis, tepung gula, telur, mentega, dan tepung hanya untuk biar bisa di cetak,” ujar Irin, admin sekaligus adik dari owner Kap Susu by Hanna saat Teras UMKM di Pro 4 RRI Pontianak, Kamis, 13 Agustus 2026.

Untuk menjaga kualitas dan rasa, kap susu perlu disimpan dengan cara yang tepat. Produk ini dapat bertahan sekitar tiga hingga empat minggu, tergantung pada kondisi penyimpanannya.

“Kap susu ini tahan 3-4 minggu tergantung penyimpanan. Biar awet simpan di toples. Kalau lebaran orang ngambil lebih awal, jadi saya sarankan simpan di kulkas, kalau mau disusun baru keluarkan, takutnya berjamur,” ujarnya.

Usaha yang terus berkembang, kini tidak hanya dipasarkan secara langsung, tetapi juga melalui reseller di berbagai daerah. Keberadaan reseller menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memudahkan konsumen mendapatkan produk.

“Alhamdulillah sudah banyak reseller setiap daerah juga ada. Kalau minat silahkan chat admin, ada minimal order. Misalnya oder berapa kilo, bilang jak kalau untuk jual lagi, saya kasih harga spesial,” ucapnya.

Momentum MTQ menjadi salah satu kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat. Antusiasme konsumen pun terlihat dari penjualan yang cukup tinggi. “Bawa pas momen MTQ 60 pcs, dari pihak walikota, baru 2 hari sudah habis terjual,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, produk kue ini tersedia dalam beberapa pilihan ukuran kemasan dengan harga yang berbeda. “Ukuran 250 gram alias kemasan icip harganya 35 rb, kemasan setengah kilo 70 rb, satu kilo 140 ribu,” kata Irin.

Pemasaran produk juga diperluas melalui reseller dan sejumlah toko snack di Pontianak, sehingga kue lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. “Saya titip di reseller dan toko snack di Pontianak, rata-rata kue saya,” katanya, mengakhiri.

Baca juga: Mengusung Filosofi Doa, Bakso Makmur Pontianak Sajikan Beragam Varian

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....