Day of Art Pontianak Sulap Dekor Kue Jadi Tren Kreatif

  • 15 Mei 2026 13:29 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Komunitas Day of Art Pontianak terus menarik perhatian anak muda hingga para ibu kreatif lewat workshop dekorasi kue yang unik dan estetik. Lewat program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) di RRI Pro 1 Pontianak, Kamis, 14 Mei 2026, tim media sosial Day of Art Pontianak, Mutiara Kushi Puspitasari membagikan cerita perjalanan komunitas kreatif tersebut yang kini berkembang di berbagai kota di Indonesia.

Menurut Mutiara, Day of Art pertama kali hadir di Jakarta pada Juli 2023 dengan konsep workshop kreatif yang fokus mengasah keterampilan dan kreativitas masyarakat melalui seni kuliner.

“Workshop pertama kami di Jakarta itu menghias donat dan membuat mocktail dengan tema pink Barbie. Dari situ kami ingin jadi wadah untuk orang-orang menemukan dan mengasah skill mereka,” ujarnya, di hadapan Host, Budiman Taher.

Tak hanya di Jakarta dan Pontianak, komunitas ini juga telah hadir di Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya hingga Malang. Mutiara mengungkapkan, dekorasi cake dan cupcake menjadi workshop paling diminati peserta karena dinilai menyenangkan sekaligus melatih kreativitas.

“Workshop pertama di Pontianak itu dekor cupcake dan ternyata sangat ramai sampai harus buka beberapa batch karena antusias peserta tinggi banget,” katanya.

Peserta workshop pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Gen Z, pasangan muda, hingga ibu-ibu kreatif yang ingin mencoba pengalaman baru di akhir pekan. Menurutnya, seni dekorasi kue bukan sekadar membuat makanan terlihat cantik, tetapi juga menjadi media mengekspresikan ide dan imajinasi.

“Kadang ada rasa sayang kalau kuenya dipotong karena bentuknya unik dan cantik. Dari situ kue bisa berubah jadi karya seni,” kata Mutiara.

Dalam perkembangannya, media sosial disebut memiliki peran besar dalam mengenalkan workshop Day of Art kepada masyarakat luas. Mutiara mengatakan konten video singkat proses dekorasi menjadi salah satu strategi yang paling efektif menarik perhatian audiens.

“Kami sering upload video step by step dekorasi sebelum poster workshop dirilis. Orang jadi penasaran dan ingin mencoba sendiri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagian besar ide workshop justru lahir dari kreativitas internal tim yang mencoba berbagai konsep dekorasi baru sebelum dipublikasikan ke media sosial. Menariknya, banyak peserta workshop yang awalnya merasa tidak memiliki kemampuan seni justru menemukan bakat baru setelah mengikuti kegiatan Day of Art.

“Ada peserta yang awalnya enggak percaya diri, tapi setelah ikut workshop ternyata hasil dekorasinya paling rapi dan kreatif,” kata Mutiara.

Menurutnya, tujuan utama Day of Art bukan hanya menghasilkan dekorasi yang cantik, tetapi juga membantu peserta menemukan potensi diri dan membangun relasi baru. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak takut mencoba hal baru dan terus mengembangkan kreativitas.

“Jangan takut mencoba hal positif. Kadang kita enggak tahu ternyata skill kita ada di bidang tertentu sebelum benar-benar mencoba,” ucapnya.

Ke depan, Day of Art Pontianak berharap bisa menghadirkan lebih banyak workshop kreatif dengan berbagai level pembelajaran mulai dari basic hingga profesional.

Baca juga: Jenis Produk Kue Kekinian Milik Wahjiah

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....