Shelly Bangun Usaha Kecantikan dari Iseng
- 29 Nov 2025 00:39 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Program Youngpreneur segmen Santai Siang di Pro 2 Pontianak, Kamis lalu (27/11/2025), menghadirkan dua perempuan muda yang kini tengah menekuni dunia kecantikan melalui UMKM Prettyshe. Dalam siaran yang dipandu penyiar Krismi Wulandari tersebut, dua narasumber, Shelly Novita selaku owner dan Seva sebagai terapis, berbagi perjalanan usaha, layanan, hingga mimpi mereka mengembangkan bisnis perawatan kecantikan berbasis Nail Art dan Spa.
Shelly menceritakan bahwa usaha ini berawal dari kegiatan “iseng” yang ia lakukan di sela waktu luang saat kembali dari kota Pontianak ke kampung halamannya di Kabupaten Sintang. Dengan modal terbatas dan berbekal kursus singkat yang ia ikuti menggunakan waktu cuti kerja, Shelly perlahan membangun kepercayaan pelanggan. Prettyshe memulai operasionalnya pada 2020 dan berkembang bertahap hingga mampu membuka cabang di Pontianak pada Agustus 2025.
Sementara itu, Seva yang baru lulus kuliah mengakui dunia nail art adalah minat yang ia tekuni sejak lama. Keahliannya berkembang setelah bergabung di Prettyshe dan mendapat pelatihan langsung dari sang owner. Saat ini ia menangani dua layanan utama, yakni nail art dan food spa, sementara layanan lash lift masih dalam tahap pematangan keahlian.
Dalam obrolan terebut, Shelly menuturkan bahwa proses membuka cabang di Pontianak terbilang spontan. Kondisi ibunya yang sempat menurun membuat ia lebih banyak berada di Pontianak, hingga akhirnya memutuskan memanfaatkan waktu yang ada untuk membuka cabang, meski persiapannya tak sampai satu bulan.
Prettyshe saat ini menyediakan beragam layanan, mulai dari nail art, food spa, pedicure/manicure, lash lift, hingga mini spa. Food spa menjadi layanan unggulan karena memiliki langkah perawatan yang lebih detail dan memakan waktu hingga dua jam untuk memastikan kulit mati benar-benar terangkat dan kaki menjadi lebih halus serta lembut.
Shelly menekankan bahwa setiap treatment dilakukan dengan standar ketelitian tinggi. Bila ada desain nail art yang dinilai terlalu sulit, tim akan memberi awareness kepada pelanggan agar ekspektasi tetap realistis.
“Yang paling penting, pelanggan tidak kecewa,” ujar Shelly dalam siaran tersebut.
Seva menambahkan bahwa nail art masih menjadi layanan paling diminati, terutama pada jam pulang kerja. Menurutnya, banyak pelanggan pemula memilih desain polos sebelum mencoba model dan warna yang lebih berani sesuai karakter masing-masing.
Selain membahas layanan, Shelly juga menjelaskan lokasi cabang Pontianak yang berada di Jalan Sui Kunyit, tepat di sebelah Glasses Pontianak. Sistem layanan dilakukan dengan konsep first come, first serve untuk menyesuaikan kebiasaan pelanggan di Pontianak yang cenderung datang secara mendadak.
Melalui ketekunan dan proses bertahap, serta komitmen menjaga kualitas, UMKM Prettyshe merupakan contoh bahwa anak muda daerah mampu membangun usaha kecantikan yang profesional sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda lainnya.
Baca juga: Arumi dan Perjalanannya Menjadi Guru Muda
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....