Iwapi Kalbar Ungkap Kunci Sukses Bisnis bagi Wanita
- 18 Nov 2025 17:56 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Pelaku usaha laki-laki di Kalimantan Barat (Kalbar) saat ini masih mendominasi dibandingkan pengusaha wanita. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para wanita dalam menjalankan bisnis, terutama agar suara dan peran mereka lebih terdengar di dunia usaha.
"Pengusaha wanita harus lebih menunjukkan upaya keras atau effort mereka dalam bekerja dan berbisnis," ujar Wakil Ketua Umum III Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kalbar, Enawati Yulia, dalam acara Jendela Wanita di RRI Pontianak, Selasa (18/11/2025).
Menurutnya, karena jumlah pengusaha laki-laki lebih banyak, suara pengusaha wanita seringkali kurang mendapat perhatian, terutama dalam forum-forum bisnis. Namun, ia mengakui bahwa dalam aspek perlindungan hukum di Indonesia, tidak ada perbedaan perlakuan antara pengusaha laki-laki dan wanita; yang ada hanya perbedaan perlakuan hukum antara pekerja laki-laki dan perempuan.
Iwapi sendiri dijelaskan Enawati, sebagai wadah bagi para pengusaha wanita, mulai dari tingkat pengusaha besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peran organisasi ini sangat vital, yakni memberikan bantuan koneksi untuk mendapatkan Modal, menyelenggarakan pelatihan pengembangan usaha bagi UMKM, serta menyediakan tempat pelaksanaan bazar untuk mempromosikan produk-produk anggota.
Lebih lanjut, di aspek hukum, Iwapi kerap membantu penyelesaian masalah anggota yang mayoritas terkait kasus utang piutang, khususnya dengan pihak Bank. Berkat upaya yang diberikan, Enawati mengklaim bahwa permasalahan tersebut sejauh ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai berlanjut ke jalur pengadilan.
Ia juga membagikan kiat agar pengusaha wanita, termasuk UMKM, terhindar dari masalah hukum, yaitu dengan memenuhi ketentuan administrasi saat mendirikan usaha, ketentuan operasional, hingga hal kelayakan produk seperti persyaratan kesehatan dan kehalalan.
Karena itu, Enawati mengajak seluruh wanita di Kalbar untuk tidak ragu memulai usaha. Ia menegaskan bahwa peluang bisnis di provinsi ini masih cukup besar.
"Kuncinya adalah memiliki keberanian untuk memulai, menaati semua persyaratan yang berlaku, serta serius dan fokus dalam menjalankan usaha," katanya.
Penulis: Mariyani
Baca juga: Fenty Noverita dan Delegasi Iwapi KKR Hadiri Rakernas
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....