Satgas Halal Apresiasi Pelatihan Penyelia Halal bagi Pelaku Usaha

  • 04 Jun 2025 14:01 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Satgas Layanan Jaminan Produk Halal Kalimantan Barat mengapresiasi adanya pelatihan Penyelia Halal bagi UMK di Kota Pontianak yang berlangsung di gedung BI Lama dari tanggal 3 sampai 4 Juni 2025. Pelatihan ini tentu dapat memperkuat proses produk halal di sebuah perusahaan atau tempat usaha yang terjamin, baik dalam hal bahan baku, proses produksi, maupun pengawasan kualitas.

Satgas Layanan Jaminan Produk Halal, yang lebih dikenal dengan Satgas Halal Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Didi Darmadi menyatakan, dengan adanya sertifikasi halal ini, para pelaku usaha dapat menggunakan dan mempromosikan produk halal secara lebih baik, baik secara langsung maupun media sosial terlebih di era digitalisasi dapat melalui AI.

“Satgas Halal mengapresiasi para pihak yang telah mensupport pelatihan ini dan membantu menguatkan terbentuknya ekosistem halal di Kalimantan Barat, baik dari Pemerintah Kota Pontianak, MUI Kalimantan Barat, dan Bank Indonesia, tentu nanti akan memperkuat pengawasan kualitas produk secara langsung, sehingga masyarakat lebih terjamin dan aman dalam mengkonsumsi produk dari para pengusaha UMK di Kota Pontianak maupun secara menyeluruh,” ucap Didi.

Wakil Walikota Pontianak Bahasan menyampaikan, bahwa pemerintah Kota Pontianak akan selalu mendukung dan berkolaborasi dengan berbagai elemen agar berkembangnya industri dan wisata halal di Pontianak dan Kalimantan Barat. Kali ini memang baru 47 peserta yang ikut program dari 115 PU yang akan kami support tahun ini.

"Kami juga berterima kasih karena BI juga sudah melatih 30 Pelaku Usaha untuk menggunakan dan mempromosikan produk secfara digital, ini sangat bermanfaat untuk para pengusaha UMK di Pontianak," ujarnya.

Menurut Bahasan, kolaborasi menjadi sangat penting untuk agenda-agenda seperti ini, terutama untuk kafe dan restoran. "Kami harus lakukan sosialisasi secara bersama. Kami berpesan agar peserta mengikuti secara serius pelatihan ini, supaya produk dari PU UMK bisa terjamin kehalalannya, apalagi Kota Pontianak didirikan para pendahulu yang juga ulama, supaya kita tidak kena kualat karena mengabaikan produk yang halal dan sehat,” ucap Bahasan.

Ketua Umum MUI Kalbar KH. Basri HAR mengingatkan pentingnya ikhtiar untuk terus menjamin keberlangsungan kehalalan produk.

Doni Sapta Wijaya dari BI menyampaikan bahwa akan ada Festival Ekonomi Syariah di Kalimantan Barat dalam waktu dekat, silakan para pengusaha UMK untuk update dan berpartisipasi nantinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....