UMKM Gunakan Teknologi Digital untuk Naik Kelas
- 09 Mei 2025 12:45 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Penting bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dengan memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk dan memperluas jangkauan pasar. Banyak pelaku UMKM memasarkan produknya di segala platform media sosial, seperti Facebook, Tik Tok, Instagram, WhastApp.
Beberapa medsos seperti TikTok, meski terlihat mudah, tapi jika tidak tahu cara menggunakannya maka tidak semudah yang kita bayangkan. Namun, juga tidak sulit asalkan tahu caranya.
Untuk medsos Facebook saat ini telah bergeser dari sekadar media berbagi status menjadi ruang pemasaran yang aktif, terutama bagi pengguna usia 35 tahun ke atas. Sementara Instagram dan TikTok lebih populer di kalangan muda dan dewasa awal. Dari sinilah pelaku UMKM mengetahui target peluang bisnis berdasarkan usia pengguna medsos.
Banyak pelaku usaha yang memulai dari nol, bahkan ada yang memulai sebagai reseller. Ada yang hanya bermodal ide, lalu dikembangkan hingga menjadi produk siap jual. Bahkan, untuk pemasaran bisa dimulai dari lingkaran pertemanan terdekat, tanpa harus menunggu memiliki ribuan pengikut.
Promosi dapat dimulai melalui status di WhatsApp, unggahan/postingan di Instagram atau Facebook, bisa langsung menarik pelanggan. Jadi, saat ini bagi pengusaha/pelaku UMKM tidak perlu repot mencari lokasi maupun ruko untuk berjualan, cukup dari rumah.
Saat ini di era digital menghilangkan batas geografis dan mempercepat proses transaksi. Sebelum era digital, orang harus ke pasar untuk membandingkan harga dan kualitas barang. Kini, cukup lewat aplikasi atau platform e-commerce dalam genggaman dapat mengetahui harga, kualitas barang, ongkir, serta dapat langsung bertransaksi.
Meningkatnya jumlah pelaku usaha digital justru mendorong kompetisi sehat. Semakin banyak pilihan, konsumen akan semakin selektif terhadap produk, harga, rasa, dan layanan. Maka dari itu pelaku UMKM harus terus meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di platform digital.
Digitalisasi juga berdampak pada sistem pembayaran, karena hampir semua lapak sudah menerima transaksi melalui QR code, GoPay, OVO, atau DANA. Saat ini transaksi menggu nakan uang tunai perlahan mulai berkurang, bahkan di warung kecil sekalipun. Hal ini menandakan warung kecil maupun UMKM sudah mulai beradaptasi terhadap perkembangan digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....