OJK Perkuat Literasi Syariah lewat EKSiS 2026
- 24 Agt 2026 07:38 WIB
- Pontianak
RRI. CO.ID, Pontianak - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk pemahaman dan pemanfaatan layanan keuangan syariah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026.
Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Bermanfaat untuk Semua”, EKSiS menjadi wadah edukasi, promosi, dan perluasan akses terhadap produk serta layanan keuangan syariah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan pengembangan keuangan syariah tidak hanya berbicara mengenai transaksi.
“Keuangan syariah adalah tentang membangun keadilan, kemitraan, kepercayaan, dan kemaslahatan,” ujar Dicky saat membuka EKSiS 2026.

Menurut Dicky, peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah merupakan tanggung jawab bersama dalam membangun ekosistem yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan daya saing global serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Dicky menegaskan pertumbuhan industri harus diikuti manfaat yang semakin luas dan kualitas layanan yang terus meningkat bagi masyarakat.
Ia menyebut EKSiS menjadi jembatan dari pengetahuan menuju pemahaman, dari pemahaman menjadi pilihan, hingga keyakinan menggunakan produk keuangan syariah.
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 mencatat indeks literasi keuangan syariah sebesar 43,07 persen, sedangkan indeks inklusinya 13,24 persen.
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menilai ekonomi syariah harus menjadi solusi bagi penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha, dan mendorong UMKM naik kelas.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution mengatakan meningkatnya penggunaan produk syariah harus berjalan seiring dengan inovasi dan kualitas layanan industri.
EKSiS 2026 menghadirkan 34 booth PUJK syariah, enam booth produk halal, serta berbagai seminar dan talkshow sebagai bagian dari upaya OJK memperluas literasi, inklusi, inovasi, dan digitalisasi keuangan syariah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....