Anti Boncos! Tips Menabung untuk Gen-Z
- 30 Mar 2026 21:07 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Pernah merasa uang baru masuk, tapi tiba-tiba sudah habis entah ke mana? Sedikit buat ngopi, sedikit checkout, tahu-tahu saldo tinggal sisa, padahal rasanya tidak membeli sesuatu yang besar. Fenomena ini cukup umum terjadi, terutama di kalangan Gen Z yang hidup di tengah kemudahan digital.
Promo kopi yang ada di mana-mana dan diskon e-commerce yang hampir setiap hari muncul di platform belanja online sehingga membuat pengeluaran kecil terasa “tidak terasa”. Namun, justru pengeluaran kecil inilah yang jika dikumpulkan bisa menjadi besar. Karena itu, menabung sekarang bukan lagi soal menyisakan uang di akhir bulan, tapi bagaimana membaginya sejak awal.
Salah satu cara paling sederhana adalah metode 50:30:20, yaitu membagi penghasilan menjadi tiga bagian: kebutuhan, keinginan, dan tabungan. Kebutuhan biasanya mengambil porsi sekitar 50% untuk makan, transport, dan tagihan. Sementara 30% untuk keinginan seperti ngopi atau belanja, dan 20% sisanya langsung dialokasikan untuk tabungan.
Agar lebih mudah dipahami, misalnya Anda memiliki gaji Rp5 juta per bulan. Sekitar Rp2,5 juta digunakan untuk kebutuhan, Rp1,5 juta untuk keinginan, dan Rp1 juta langsung masuk ke tabungan. Pembagian ini terlihat sederhana, tetapi justru efektif karena dilakukan sejak awal, bukan menunggu sisa.
Jika masih terasa berat, Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi. Misalnya menggunakan versi 60:30:10, di mana tabungan dimulai dari jumlah yang lebih kecil. Yang penting bukan langsung ideal, tetapi konsisten dalam menjalankannya.
Selain itu, memisahkan rekening juga menjadi langkah penting yang sering dianggap sepele. Dengan memiliki rekening khusus tabungan, Anda bisa menghindari godaan untuk menggunakan uang tersebut. Cara ini sederhana, tetapi cukup efektif untuk menjaga disiplin keuangan. Di sisi lain, Anda tetap bisa menikmati hal-hal kecil seperti ngopi atau belanja selama ada batasnya. Misalnya dengan menentukan budget bulanan khusus untuk kebutuhan hiburan atau gaya hidup. Ketika budget tersebut habis, di situlah Anda belajar mengontrol diri.
Ada juga trik sederhana yang bisa dicoba, yaitu menahan diri selama 24 jam sebelum melakukan pembelian. Cara ini membantu Anda membedakan antara kebutuhan dan keinginan sesaat. Dalam banyak kasus, keinginan tersebut akan berkurang atau bahkan hilang setelah diberi jeda. Agar lebih terarah, tabungan juga bisa dibagi ke beberapa tujuan. Misalnya untuk dana darurat, liburan, atau membeli barang tertentu. Dengan tujuan yang jelas, menabung terasa lebih bermakna dan tidak sekadar menyimpan uang.
Pada akhirnya, prinsip yang paling penting adalah “bayar diri sendiri dulu”. Artinya, begitu gaji masuk, langsung sisihkan untuk tabungan sebelum digunakan untuk kebutuhan lain. Menabung bagi Gen Z bukan berarti berhenti menikmati hidup. Anda tetap bisa ngopi, belanja, dan nongkrong, selama dilakukan dengan batas yang jelas. Dengan pengelolaan yang tepat, keuangan bisa lebih terkontrol dan Anda tidak lagi bertanya-tanya ke mana uang itu pergi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....