Dompet Aman, Hati Tenang: Langkah Bijak Perencanaan Keuangan

  • 03 Nov 2025 09:45 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Pontianak edisi Senin (3/11/2025), menghadirkan tema menarik berjudul “Dompet Aman, Hati Tenang: Langkah dalam Perencanaan Keuangan” bersama narasumber Ustadzah Novita, MM.

Menurut Ustadzah Novita, tema ini diangkat karena sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini. Fenomena banyaknya orang yang terlilit utang, praktik gali lubang tutup lubang, hingga kasus pinjaman online (pinjol), investasi bodong, dan judi online (judol) menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan.

“Berdasarkan data dari OJK, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 65 persen, sementara indeks inklusi keuangan sudah di angka 75 persen. Artinya, semakin banyak orang yang bisa mengakses produk keuangan, namun belum tentu memahami dengan baik produk yang mereka gunakan. Ini berisiko pada salah pilih produk keuangan,” kata Novita.

Lima Langkah Perencanaan Keuangan

Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Novita juga membagikan lima langkah sederhana yang bisa diterapkan untuk membangun perencanaan keuangan:

  1. Menentukan Tujuan Keuangan (Goal Setting)
    Langkah pertama adalah menetapkan tujuan atau target keuangan. Misalnya ingin membeli rumah, menikah dengan anggaran tertentu, menyiapkan dana darurat, atau dana pensiun. Tujuan ini membantu kita mengukur kemampuan dengan lebih spesifik dan realistis. Jangan lupa susun tujuan berdasarkan skala prioritas.
  2. Menganalisis Kondisi Keuangan
    Setelah menentukan tujuan, penting untuk mengetahui kondisi finansial secara menyeluruh, mulai dari penghasilan utama dan tambahan, pengeluaran rutin, total aset, hingga jumlah utang.
  3. Membuat Anggaran Keuangan
    Dari hasil analisis tersebut, seseorang dapat menyusun anggaran. Dengan begitu, kita tahu berapa dana yang bisa disisihkan untuk investasi atau tabungan dana darurat.
  4. Eksekusi dan Konsistensi
    Pentingnya konsistensi dalam menjalankan rencana keuangan. Lakukan pencatatan secara rutin dan terus tingkatkan literasi keuangan agar kita mengenal berbagai produk seperti asuransi, dana pensiun, dan instrumen investasi lainnya.
  5. Evaluasi Berkala
    Tahap terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap perkembangan keuangan. Kadang di tengah jalan ada hal tak terduga yang mengubah rencana, jadi penting untuk terus meninjau kembali perencanaan kita.

Ustadzah Novita juga mengingatkan bahwa prioritas keuangan akan berbeda di tiap fase kehidupan. “Bagi usia 30-an, fokuslah memperbesar dana darurat dan menjaga kesehatan finansial. Memasuki usia 40-an, mulai siapkan dana pendidikan anak dan dana pensiun. Sedangkan di usia 50-an, sebaiknya memilih produk keuangan yang lebih likuid dengan mengurangi investasi berisiko tinggi,” katanya.

Melalui program ini, RRI Pontianak berharap masyarakat semakin sadar pentingnya literasi keuangan dan mampu mengelola keuangan dengan bijak agar tercipta kehidupan yang lebih tenang dan sejahtera.

Baca juga: Tips Atur Uang Jajan Anak Sekolah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....