Kampanye Ayo Menabung, Investasi Perilaku Masa Depan Kalbar
- 04 Agt 2025 09:22 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Pemerintah Provinsi Kalbar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Balai Bahasa Kalbar menggelar Kampanye Ayo Menabung dan Puncak Gerakan Literasi Anak Tiga Etnis Kalbar. Kegiatan digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (3/8/2025).
Kepala OJK Kalbar, Rochma Hidayati, menekankan pentingnya pendekatan budaya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat. “Menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga tentang membentuk karakter: menahan diri, disiplin, dan berpikir jangka panjang. Ini adalah investasi perilaku untuk masa depan,” ujarnya.
Rochma menambahkan bahwa literasi dan inklusi keuangan adalah tanggung jawab bersama, dan pembiasaan menabung sejak usia dini merupakan fondasi membangun generasi yang tangguh dan cerdas secara finansial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) berdasarkan Perpres No. 114 Tahun 2020, serta mendukung program kerja TPAKD se-Kalbar tahun 2025, termasuk gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dan Ayo Cerdas Berinvestasi.
Kegiatan juga dirangkai dengan puncak program krida Duta Bahasa Kalbar 2025, yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Kalbar. Kepala Balai Bahasa Kalbar, Uniawati, menyebut para Duta Bahasa telah melakukan kegiatan literasi bersama anak-anak sekolah dasar sebelum mencapai hari puncak ini.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa indeks literasi keuangan Kalbar berdasarkan Survei SNLKI OJK 2022 tercatat sebesar 51,95 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 49,68 persen. Indeks inklusi keuangan Kalbar pun mencapai 86,16 persen.
Ia menegaskan bahwa gerakan menabung dan literasi keuangan akan terus diperkuat di seluruh kabupaten/kota se-Kalbar, terutama melalui kebijakan yang mendukung program simpanan pelajar dan kebiasaan hidup hemat sejak dini.
“Melalui kolaborasi seperti ini, kita membentuk generasi yang tidak hanya cerdas membaca buku, tetapi juga cerdas mengelola keuangan,” ujar Gubernur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....