Sarawak Tourism Fair Dibuka Dorong Wisata Lintas Batas
- 26 Jul 2025 13:07 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Dalam upaya memperkuat hubungan pariwisata antara Malaysia dan Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, Sarawak Tourism Board dengan bangga menggelar Sarawak Travel Fair di Kota Pontianak.
Acara ini menjadi ajang promosi destinasi wisata unggulan Sarawak sekaligus memperkenalkan ragam budaya, kuliner, dan pengalaman autentik yang ditawarkan negara bagian di Malaysia Timur tersebut kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak dan sekitarnya.
Ajang yang sangat dinantikan ini menandai semangat baru dalam diplomasi pariwisata, kolaborasi industri, dan koneksi antarmasyarakat antara Sarawak dan Indonesia, menampilkan
beragam potensi Sarawak di sektor wisata, layanan kesehatan, dan pendidikan kepada salah satu pasar sumber dengan pertumbuhan tercepat.
Kegiatan dimulai pada 25 s.d 27 Juli di Ayani Megamall Pontianak, Sarawak Travel Fair 2025 menjadi komitmen STB untuk memperkuat hubungan lintas batas dengan pasar strategis seperti Kalimantan Barat (Kalbar), setelah terakhir kali sukses digelar pada tahun 2022.
Rangkaian acara diawali dengan sesi Business Networking pada 24 Juli 2025 di Hotel Mercure Pontianak, yang mempertemukan pelaku pariwisata dari kedua negara dan menjadi pembuka menuju pameran tiga hari untuk publik.
Direktur Pemasaran (ASEAN & Domestik) Sarawak Tourism Board, Barbara Benjamin Atan, menegaskan kedekatan hubungan antara Sarawak dan Kalbar.
“Sarawak dan Kalimantan Barat bukan hanya tetangga, namun terikat oleh warisan budaya, nilai, dan aspirasi yang sama. Pameran ini bukan hanya ajang pariwisata, tapi juga jembatan pertukaran ekonomi dan kolaborasi antarmasyarakat” ujarnya, Sabtu (26/7/2025).
Barbara menuturkan, pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara STB dan Konsulat Malaysia di Pontianak. Didukung oleh berbagai mitra strategis, acara ini menghadirkan 12 peserta pameran dari Sarawak yang berasal dari sektor pariwisata, kesehatan, dan pendidikan, bersama Konsulat
Malaysia di Pontianak, dua mitra dari Indonesia, dan juga maskapai penerbangan AirAsia, yang dalam pameran ini sekaligus meresmikan kembali rute penerbangan Pontianak-Kuching dan Pontianak-Kuala Lumpur yang sempat vakum selama pandemi Covid-19.
"Rangkaian kegiatan ini juga ada demo memasak oleh Konsulat Malaysia, perform musik sape', lomba menggambar, pameran dekranasda dan kami juga bekerja sama dengan Asita Kalbar, " katanya.
Sarawak Travel Fair 2025 dirancang untuk mendorong minat terhadap wisata keluarga, wisata kesehatan, serta pendidikan tinggi. Sejumlah acara unggulan termasuk pertunjukan budaya, pameran interaktif, sesi informatif, dan penawaran promosi spesial.
Fokus utama juga diberikan pada peningkatan konektivitas lintas batas, dengan pos perbatasan Aruk-Biawak dan Tebedu-Entikong yang berperan penting dalam mendukung kelancaran perjalanan dari Indonesia, serta rencana peluncuran rute penerbangan baru dari Pontianak yang akan segera diumumkan.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen STB dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat, sebagaimana tercermin dalam strategi pembangunan pasca Covid-19 (PCDS) Sarawak 2030.
Dengan kehadiran lebih dari 40 delegasi dari Sarawak, STB menunjukkan langkah strategis dalam diplomasi pariwisata, memperkuat posisi Sarawak sebagai destinasi gerbang antara Malaysia dan Borneo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....