Warga Jeruju Minta Turap Cegah Ancaman Banjir Rob

  • 10 Des 2025 16:05 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Warga di Gang Alpukat Indah (Yuka 2), Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, mengeluhkan kondisi pinggiran sungai yang kerap menerima kiriman sampah dan batang kayu berukuran besar saat air pasang. Salah seorang warga, Iyut, menyebut kondisi tersebut membahayakan rumah-rumah yang berada tepat di tepi aliran sungai.

Ia menjelaskan, masuknya kayu besar dari arah laut sempat menabrak bagian belakang rumah warga dan memicu kekhawatiran akan kerusakan yang lebih parah. Selain itu, tumpukan sampah yang terbawa arus juga memperparah kondisi lingkungan.

“Kemarin pas banjir rob senin itu banyak batang kayu panjang semuanya pada masuk, khawatir membentur rumah jadi khawatir bisa hancur juga,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Warga berharap pemerintah membangun turap atau pembatas sungai untuk menahan kiriman material dari hulu maupun laut, sekaligus meminimalisir dampak banjir rob yang kerap melanda kawasan itu.

Menurut Iyut, pembangunan pintu air atau turap dapat menjadi solusi jangka panjang, mengingat lokasi permukiman mereka berada di zona rawan rob.

Selain infrastruktur pengaman sungai, warga juga meminta adanya program peninggian rumah atau bantuan renovasi bagi keluarga kurang mampu. Hal ini penting karena sebagian rumah dengan elevasi rendah kerap terendam saat air pasang tinggi.

Baca juga: KAHMI Pontianak Soroti Kesiapsiagaan Ancaman Banjir Rob Ekstrem

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....