Akademisi Untan Tekankan Literasi Content Creator
- 30 Sep 2025 07:25 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Dosen Sosiologi FISIP Universitas Tanjungpura (Untan), Sabran Achyar menyoroti maraknya konten kreatif di media sosial yang semakin berkembang seiring pesatnya teknologi digital. Ia menilai fenomena ini bisa memberi dampak positif, tapi juga berpotensi menimbulkan masalah sosial jika tidak disertai dengan tanggung jawab.
Menurutnya, media sosial telah membuka ruang luas bagi generasi muda untuk berkreasi dan menyebarkan informasi. Konten positif dinilai sangat bermanfaat karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan informasi dan inspirasi.
“Konten kreatif ini bagus kalau diarahkan untuk hal-hal yang positif. Bisa memberikan pengetahuan dan motivasi. Tapi harus diingat, jangan sampai melanggar norma sosial yang berlaku di masyarakat,” kata Sabran di Pontianak, Senin (29/9/2025).
Ia menegaskan, norma sosial berfungsi sebagai alat kontrol dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan kondisi Indonesia yang multikultural, penyampaian konten yang tidak sesuai dengan nilai adat dan budaya dapat menimbulkan ketersinggungan antarkelompok.
Sabran juga menyoroti banyaknya konten negatif yang beredar di media sosial, termasuk hoaks yang berpotensi memecah belah. Ia mencontohkan kasus penjarahan dan demonstrasi yang terjadi baru-baru ini, yang menurutnya turut dipicu oleh informasi menyesatkan di media sosial.
“Masyarakat harus selektif dalam menerima informasi. Jangan langsung percaya. Tingkat pendidikan sangat berpengaruh, semakin tinggi pendidikan, semakin kritis seseorang dalam menyaring informasi,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar para content creator tidak asal dalam membuat konten. Menurutnya, seorang kreator perlu memiliki dasar literasi dan pengetahuan yang kuat agar pesan yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Saya sangat mendukung kreativitas anak muda, bahkan seribu persen. Tapi harus dibarengi dengan etika, netralitas, dan sikap hati-hati. Jangan sampai konten justru memprovokasi atau memecah belah masyarakat,” katanya, menegaskan.
Penulis: Mita Tantri Devi/Mahasiswi PKL IAIN Pontianak
Baca juga: Usai Dilaporkan ke Polda, Riezky Kabah Berikan Klarifikasi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....