Sembang Pantun ke Singbebas

  • 27 Sep 2025 13:54 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Serumpun Berpantun yang sukses memperjuangkan pantun sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) level dunia di Unesco-PBB akan bersembang (diskusi/sosialisasi) pantun ke tiga kabupaten/kota di Kalimantan Barat, yakni Singkawang, Bengkayang, dan Sambas (Singbebas). WBTB Unesco juga ditetapkan Menteri Kebudayaan RI dengan nomor 163/M tanggal 7 Juli 2025 tentang Hari Pantun Nasional (Hartunas).

Tim Serumpun Berpantun dipimpin Nur Iskandar yang juga Sekretaris Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Koordinator Bidang Pendataan Wakaf Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Nur Iskandar menjelaskan melalui pantun menyentuh dakwah pantun dan pantun dakwah karena pantun penuh sopan santun, etiket dan akhlakul karimah. Menurutnya pembentukan karakter bangsa yang dulu menabalkan Sumpah Palapa dan Sumpah Pemuda sehingga lahir Bhinneka Tunggal Ika dan Indonesia Raya.

"Kini pantun hadir secara nasional dan internasional di tengah demografi dunia yang berubah dengan cepat, Sembang Pantun membawa maestro pantun Agus Muare Rahman, Tan Shah Khumainy dan Zoulkarnain," katanya di Pontianak, Sabtu (27/9/2025).

Nus Iskandar mengatakan mereka telah sukses bersembang pantun di Kota Pontianak, Mempawah dan 7 kabupaten arah timur Kalimantan Barat (Kalbar). Salah satu produk viral adalah Sembang Pantun di Uncak Kapuas dalam peluncuran buku Aboh Berpanton. Juga di Festival Melayu Faradje' Pesaka Negeri Sanggau.

Jadwal ke Singbebas pada bulan bahasa, Oktober 2025 bermitra dengan berbagai organisasi lokal dan pemerintah daerah. Sembang Pantun dalam Serumpun Berpantun merupakan program kerja MABM dan Asosiasi Tradisi Lisan yang sejak awal memperjuangkan pantun mengangkat marwah antarbangsa.

Baca juga: Lembaga Serumpun Berpantun Deklarasi Hari Pantun Internasional

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....