BWI Pontianak Gencarkan Literasi Ekonomi Syariah Wakaf Produktif
- 14 Agt 2025 13:02 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Pontianak terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi wakaf sebagai instrumen kekuatan ekonomi umat. Melalui kegiatan Literasi Ekonomi Syariah dan Sosialisasi Sertifikat Wakaf, BWI menggandeng sejumlah tokoh penting dan stakeholder di Masjid Besar Islamiyah Kota Pontianak, Rabu (13/8/2025).
"Kita harus saling bersinergi untuk kebangkitan wakaf produktif berbasis ekonomi syariah di Kota Pontianak, karena ini kerja-kerja keummatan butuh kerja sama sebagai bagian amal jariyah kita kelak diakhirat," ungkap Ketua BWI Kota Pontianak, Zaenudin.
Zaenudin menilai, tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah dan wakaf produktif, khususnya wakaf uang, masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, paradigma wakaf yang selama ini identik dengan aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, perlu diperluas.

"Yaa perlu saya sampaikan, tujuan utama kami adalah mengubah paradigma tersebut. Melalui instrumen seperti Sertifikat Wakaf Uang (SWU) atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), masyarakat dapat berwakaf dengan nominal yang terjangkau, dan dananya akan dikelola secara produktif untuk membiayai proyek-proyek sosial dan pemberdayaan ekonomi syariah di masyarakat Kota Pontianak," ungkap Zainudin.
Dukungan penuh juga datang dari berbagai pihak. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pontianak, H. Ruslan menyatakan, bahwa Kemenag selalu siap bersinergi untuk menyukseskan program peningkatan ekonomi syariah dan program perwakafan nasional sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi syariah di Kota Pontianak.
“Selama saya masih memimpin Kemenag Kota Pontianak, saya akan selalu siap bersinergi untuk menyukseskan program peningkatan ekonomi syariah dan program perwakafan nasional sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi syariah di Kota Pontianak, karena ini penting sebagai cara kita untuk membantu umat agar semakin sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Abidin Abdul Haris, menyoroti peran strategis wakaf dalam ekosistem keuangan syariah.
"Bank Indonesia mendukung penuh inovasi produk keuangan sosial syariah, termasuk wakaf. Dana wakaf yang terhimpun dan dikelola secara profesional dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif yang sangat potensial untuk menggerakkan sektor riil dan UMKM," terangnya.
Perwakilan dari Kancab ATR/BPN Kota Pontianak Galang Fordem meningatakan agar nazhir dan pengurus masjid memahami secara baik terhadap regulasi perwakafan dan juga selalu berkomunikasi dengan BPN melalui BWI Kota Pontianak.
“Perlu kami ingatkan, ketika perseorangan atau badan hukum mengajukan pengurusan wakaf harus memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan. Terlepas keterbatasan waktu dan tempat, apapun kendalanya, kami harapkan kita bisa tetap berkomunikasi, karena kami juga menjadi bagian dari pengurus BWI Pontianak,” tuturnya.
Kegiatan kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi kebangkitan wakaf di Kota Pontianak, mendorong lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf produktif demi kemaslahatan bersama. (oki)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....