Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Salurkan Beras ke Pedalaman Papua
- 30 Mei 2026 11:06 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Di tengah sulitnya akses transportasi, prajurit TNI kembali hadir membantu warga perbatasan melalui distribusi beras ke pedalaman.
Dedikasi TNI dalam membantu masyarakat di wilayah terpencil kembali ditunjukkan personel Satgas Yon Parako 466 Pasgat melalui penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada warga Desa Kewam, Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Sabtu, 30 Mei 2026.
Wilayah tersebut dikenal memiliki akses yang terbatas sehingga distribusi logistik sangat bergantung pada jalur udara. Untuk memastikan bantuan tiba dengan aman, personel TNI turut memandu proses pendaratan pesawat di landasan kerikil menggunakan marshalling oranye.
Sesaat setelah pesawat mendarat, tumpukan karung beras langsung diturunkan dan disusun sebelum dibagikan kepada masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak tertib mengantre untuk menerima bantuan yang dinilai sangat penting bagi kebutuhan sehari-hari mereka.
Suasana haru juga terlihat ketika seorang prajurit membantu seorang anak Papua yang membawa tas noken khas daerah setempat. Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Kapten Pas Gugus Rinjani, S.Tr.(Han), mengatakan distribusi bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga yang tinggal di daerah sulit dijangkau.
Menurutnya, tantangan geografis yang berat tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok.
"Akses logistik ke wilayah ini sangat menantang, oleh karena itu kami berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan jalur udara dan memastikan barang-barang ini terdistribusi dengan aman dan tepat sasaran," ujarnya.
Ia menegaskan kehadiran TNI tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.
"Ini adalah wujud kemanunggalan TNI-Rakyat. Kami tidak hanya bertugas mengamankan wilayah perbatasan, tetapi juga harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan mereka," tambahnya.
Bagi warga Desa Kewam, bantuan beras tersebut memiliki arti penting karena menjadi penopang kebutuhan pangan di tengah keterbatasan sarana transportasi dan distribusi barang.
Kehadiran personel TNI juga memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan negara.
Antusiasme warga terlihat sepanjang proses pembagian bantuan yang berlangsung tertib dan lancar.
Aksi kemanusiaan Satgas Yon Parako 466 Pasgat ini menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan di pelosok Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....