Tower Oksibil Beroperasi, Pasgat Tekankan Keamanan

  • 26 Apr 2026 11:20 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Satgas Yon Parako 466 Pasgat berharap tower baru Oksibil tingkatkan keselamatan penerbangan dan dukung konektivitas wilayah Papua Pegunungan

Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) resmi mengoperasikan menara pengatur lalu lintas udara (tower) baru di KCP Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu, 25 April 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, sebagai bagian dari penguatan layanan navigasi udara di kawasan Indonesia Timur.

Dalam momentum tersebut, Satgas Yon Parako 466 Pasgat turut menegaskan peran strategisnya dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional penerbangan di wilayah pegunungan yang penuh tantangan.

Danpos Oksibil Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Achmad Rifa’i, menyampaikan bahwa kehadiran tower baru ini menjadi harapan besar bagi peningkatan keselamatan penerbangan.

“Kami berharap dengan diresmikannya menara baru ini, AirNav dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih maksimal, khususnya dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan,” ujarnya.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, potong tumpeng sebagai tanda diresmikannya pengoperasian menara pengatur lalu lintas udara (tower) baru di KCP Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan (Foto: Satgas Yon Parako 466 Pasgat).

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas navigasi yang lebih modern juga akan membantu mobilitas logistik, personel, serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang.

Satgas Yon Parako 466 Pasgat selama ini berperan aktif menjaga stabilitas keamanan di sekitar Bandara Oksibil, sekaligus mendukung setiap kegiatan operasional penerbangan agar berjalan aman dan lancar.

Sinergi antara AirNav Indonesia, aparat keamanan, dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan layanan penerbangan yang andal di daerah terpencil.

Sementara itu, PIC AirNav KCP Oksibil, Steven H. Ondikeleuw, menyebut pembangunan tower telah dimulai sejak 2019 dan rampung pada 2025 sebelum akhirnya dioperasikan tahun ini.

Rangkaian peresmian diisi dengan peninjauan ruang cabin tower, pemotongan tumpeng, dan doa bersama, serta dihadiri unsur Forkopimda dan aparat keamanan setempat.

Dengan beroperasinya tower baru ini, diharapkan konektivitas udara di Papua Pegunungan semakin meningkat dan berdampak pada percepatan pembangunan daerah.


Baca juga: Satgas 466 Pererat Sinergi Humanis di Tigiles

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....