Urat Nadi Ekonomi Terhambat, Jembatan Sangan Rusak Parah

  • 18 Mar 2026 00:13 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Boyan Tanjung - "Saya harus melewati jalur Nanga Tepuai-Sri Wangi karena informasi dari warga Hulu Boyan ada jembatan yang rusak parah di Nanga Sangan, eh ternyata di daerah tersebut juga ada dua jembatan yang rusak parah, tentu ini harus menjadi atensi pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu, apalagi ini musim lebaran, mobilitas dan hilir mudik masyarakat sangat tinggi, yang juga akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat," ungkap Didi Darmadi selaku pemudik.

Kenyataan ini dialami pemudik Didi Darmadi saat mudik ke Hulu Boyan, dan harus turun merapikan kayu jembatan agar bisa dilewati kendaraan roda empat pada Minggu, 15 Maret 2026. Menurutnya, kerusakan jembatan di beberapa daerah harus menjadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu, agar segera dilakukan perbaikan, karena menyangkut mobilitas dan kelancaran perekonomian masyarakat.

"Saat musim mudik lebaran, memang pemerintah perlu ekstra memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik, apalagi seperti jembatan sangatlah vital untuk akses keluar masuk masyarakat, selain ramai untuk masyarakat berlebaran sekaligus berliburan, juga berdampak pada jalur ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Didi juga meminta kepedulian sekitar jembatan atau akses jalan yang rusak untuk bergotong-royong memperbaikinya, karena ditengah efisiensi pemerintah, memang diperlukan kearifan masyarakat untuk membantu pemerintah.

"Masyarakat kita sebenarnya sudah biasa bergotong-royong, saling membantu dan menjaga lingkungan dengan baik, apalagi menyangkut hajat hidup masyarakat luas, seperti jembatan, jalan dan sebagainya. Semoga beberapa hari ke depan akses jembatan bisa lebih baik, sehingga masyarakat bisa nyaman beraktivitas," ujar Didi Darmadi yang juga sebagai Ketua Perkumpulan Buyan Cendekia (PBC) Provinsi Kalimantan Barat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....