Nyalakan Kedaulatan Rupiah, BI Gelar Lentera Batas Negeri
- 14 Nov 2025 19:24 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat kembali menyalakan semangat kedaulatan Rupiah. Semangat ini diwujudkan melalui kegiatan Layanan Perbankan Nusantara (Lentera) Batas Negeri Tahun 2025 yang digelar di wilayah perbatasan Kecamatan Sajingan Besar, Aruk, Kabupaten Sambas, pada 11- 13 November 2025.
"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran lembaga di wilayah perbatasan, memastikan masyarakat memperoleh layanan keuangan yang inklusif, uang Rupiah yang layak edar, serta akses terhadap sistem pembayaran digital yang modern dan aman," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya.
Rangkaian kegiatan Lentera Batas Negeri diawali dengan Layanan Kas Keliling Susur Sungai sebagai implementasi kebijakan clean money policy, yaitu di Pasar Sekura pada Selasa, 11 November 2025 dan di Sungai Sambas Besar pada Rabu 12 November 2025. Melalui layanan ini, masyarakat antusias menukarkan uang lusuh dengan uang Rupiah yang baru dan layak edar. Selain itu, pada tanggal 12 November 2025 dilanjutkan dengan kegiatan edukasi di SMK Negeri 1 Sajingan kepada 130 siswa.
Puncak kegiatan diselenggarakan pada 13 November 2025 di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas. Kegiatan ini merupakan perwujudan penguatan sinergi dan kolaborasi lintas lembaga, yaitu Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sambas, PLBN Aruk, Jasa Raharja, Jasa Raharja Putera, OJK, BPKP, Bapenda Provinsi Kalimantan Barat, dan ISEI Kalimantan Barat. Hadir mewakili Bupati Sambas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Doni Septadijaya, serta Kepala PLBN Aruk Viktorius Dunand.
Turut hadir perwakilan BPKP, OJK, Polres Sambas, pimpinan perbankan, Forkopimcam Sajingan Besar, dan tokoh adat setempat. Beragam kegiatan turut mewarnai puncak acara di antaranya:
Layanan Penukaran Uang Rupiah
Memastikan masyarakat perbatasan mendapatkan uang Rupiah berkualitas, sekaligus mengukuhkan komitmen Bank Indonesia terhadap kebijakan clean money policy. Total penukaran uang Rupiah sepanjang rangkaian kegiatan Lentera Batas Negeri mencapai Rp 630 juta. Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Akseptasi Digital, dan Pelindungan Konsumen.
"Kegiatan ini memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga Rupiah, kewajiban penggunaannya di wilayah NKRI, serta memperluas penggunaan QRIS dalam transaksi keuangan digital," kata Doni.
Launching QRIS Cross Border
Menandai kolaborasi Bank Indonesia dengan PT BPD Kalbar dan PT Jasa Raharja, implementasi ini menjadi yang pertama di Indonesia, untuk pembayaran jasa asuransi lintas batas di PLBN Kalimantan Barat. Layanan QRIS Cross Border kini dapat dimanfaatkan oleh WNA melalui PLBN Aruk, PLBN Nanga Badau, dan PLBN Entikong.
Operasi Pasar
Bank Indonesia bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Provinsi Kalimantan Barat serta Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Sambas menggelar Operasi Pasar guna menjaga daya beli dan stabilitas harga di kawasan perbatasan serta mendukung implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di daerah.
Sebanyak 1.000 paket bahan pokok yang disediakan dengan harga terjangkau seluruhnya habis terjual kepada masyarakat yang hadir.
Layanan Samsat Gokatan
Sinergi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) semakin erat dengan kolaborasi pelaksanaan layanan pembayaran pajak daerah secara non tunai melalui Samsat Go Kecamatan (Gokatan) oleh Bapenda Provinsi Kalimantan Barat, PT Jasa Raharja dan Satlantas Polresta setempat yang menjadi rangkaian Lentera 2025.
Selain itu, diselenggarakan pula Forum Group Discussion (FGD) hasil kolaborasi dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalimantan Barat bertema Optimalisasi Konservasi Penyu Hijau sebagai Eko Wisata di Kabupaten Sambas. FGD ini menghadirkan narasumber dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Pontianak, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sambas dan Pokdarwis Penyu Hijau Lestari, untuk menggali potensi ekonomi hijau dan pariwisata berbasis digital yang bermanfaat bagi masyarakat perbatasan.
Dihadiri lebih dari 1000 pengunjung dari masyarakat wilayah perbatasan, rangkaian kegiatan Lentera Batas Negeri ditutup dengan penyelenggaraan Pesta Rakyat, yang menampilkan hiburan rakyat sebagai wujud perayaan dan kebanggaan atas kedaulatan Rupiah.
Lentera Batas Negeri merupakan inisiatif Bank Indonesia dan wujud sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga perbankan, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memperkuat kedaulatan Rupiah, meningkatkan literasi keuangan, serta memperluas akseptasi digital pembayaran di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia memastikan setiap masyarakat Indonesia, termasuk di perbatasan, dapat menikmati layanan keuangan yang inklusif, efisien, dan berdaya saing.
Baca juga: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....