Budaya Pantun hingga Meme Bentuk Ekspresi Masyarakat di Dunia Digital
- 26 Agt 2026 16:34 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam cara masyarakat mengekspresikan budaya. Jika dahulu pantun banyak disampaikan dalam acara adat atau pertemuan masyarakat, kini pantun dapat dibagikan dengan mudah di media sosial.
Pantun menjadi salah satu contoh budaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pantun tidak hanya digunakan penyampai pesan atau hiburan sehari hari, tetapi juga muncul dalam berbagai konten digital. Selain pantun, meme juga bentuk ekspresi yang populer di dunia digital. Meme biasanya memadukan gambar, tulisan, dan humor untuk menyampaikan pesan tertentu. Meskipun terlihat sederhana, meme menggambarkan kebiasaan, pandangan, serta fenomena yang terjadi di tengah masyarakat.
Kehadiran media sosial membuat ekspresi budaya dapat menyebar lebih cepat dan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Anak muda memiliki peran dalam memperkenalkan budaya lokal dengan mengemasnya menggunakan bahasa yang lebih dekat dengan kehidupan digital.
Namun, perkembangan tersebut tetap perlu diiringi dengan kesadaran untuk menjaga nilai dan makna budaya. Kreativitas dalam mengemas budaya sebaiknya tidak menghilangkan identitas maupun mengubah makna aslinya.
Pada akhirnya, pantun hingga meme menunjukkan bahwa budaya dapat terus berkembang mengikuti zaman. Dunia digital bukan sekedar hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk melestarikan dan mengembangkan ekspresi budaya masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....