Tari Kontemporer Tak Harus Dipahami dengan Satu Sudut Pandang

  • 24 Agt 2026 07:32 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Tari Kontemporer
  • Makna Tari Kontemporer
  • Seni tari

RRI.CO.ID, Pontianak - Tari kontemporer masih kerap dipandang sebagai bentuk seni yang sulit dipahami oleh sebagian masyarakat. Gerakan yang tidak selalu mengikuti pakem tari tradisional membuat penonton memiliki beragam penafsiran ketika menyaksikannya.

Seniman tari asal Kalimantan Barat, Firsi Juniantha, mengatakan terdapat dua tipe penonton ketika pertama kali menyaksikan tari kontemporer.

Menurutnya, sebagian penonton justru menilai gerakan dalam tari kontemporer terlihat sederhana sehingga merasa mampu melakukan hal serupa. Sementara sebagian lainnya berada dalam posisi abu-abu karena belum memahami makna yang ingin disampaikan melalui karya tersebut.

Pria yang akrab disapa Anta itu menjelaskan, bahwa tari kontemporer memang tidak selalu dibuat dengan tujuan agar penonton memahami pesan yang sama persis dengan penciptanya.

“Yang saya ciptakan, silakan dipresentasikan atau dimaknai menurut sudut pandang masing-masing,” ujarnya, saat menjadi pemateri pada kegiatan Workshop Kesenian bertajuk 'Tubuh Jujur di Ruang Publik' di Gedung Dekranasda Kalbar, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Anta menilai, kebebasan dalam menafsirkan menjadi salah satu karakter penting dalam tari kontemporer. Penonton diberikan ruang untuk membangun pemahaman berdasarkan pengalaman dan perspektif masing-masing.

Dengan demikian, menurut Anta, perbedaan pemaknaan terhadap sebuah karya tari kontemporer bukan menjadi persoalan, melainkan bagian dari proses apresiasi terhadap karya seni tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....