Menari untuk Negeri, Merawat Warisan Kebudayaan Kalimantan Barat

  • 22 Jul 2026 15:41 WIB
  •  Pontianak

RRI,CO,ID, Pontianak- Borneo Heritage Forum, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam , menggelar kegiatan seminar dan Bedah Buku bertemakan Diseminasi Pendokumentasian Proses Kreatif Kusmindari Triwati dalam Penciptaan Tari 3 Serangkai sebagai Upaya Pelestarian Budaya Melayu Kalimantan Barat pada Sabtu, 18 Juli 2026 . Kegiatan rutin bulanan ini digelar di Pontianak.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Kalimantan Barat, Juliadi, menyampaikan sambutannya di hadapan para dosen FDKI, dan para undangan, bahwa BPK telah diberikan peran untuk terlibat dalam Dana Indonesia Raya. Tahun ini, BPK, tahun 2025 lebih dari serratus pengusul untuk Dana Indonesia Raya, seperti yang dilakukan oleh Kusmindari Triwati dengan Tari 3 Serangkai.

Menurut Juliadi, ada 4 prinsip dalam pemajuan kebudayaan, yaitu Perlindungan, Pengembangan, Pembinaan, dan Pemanfaatannya. Hal ini dilakukan dalam tari 3 Serangkai yang diteliti oleh narasumber tinggal melanjutkan usaha-usaha tersebut.

Sementara narasumber dalam kegiatan seminar dan bedah buku kali ini, Raziki Waldan, memulai deskripsi tokoh Maestro tari 3 serangkai, dengan 5 filosofi yang menjadi dasar pelestarian tarian. Salah satunya keberagaman sebagai sumber persatuan ini terwujud dalam penerapan tarian ini Menciptakan Tari Tiga Serangkai yang memadukan budaya Melayu, Dayak, dan Tionghoa.

Kusmindari sebagai pemateri pun mengaku sangat bangga dapat menjadi bagian pewaris seni budaya di Kalbar. Menurutnya, prinsip pengembangan menari, ibarat menjual produk, jika produknya enak, maka diminati.

Oleh karena itu, Sang Maestro sepanjang kegiatannya mengembangkan seni tari, berusaha memastikan budaya tetap hidup dari generasi ke generasi. Kusmindari mendorong para Penari untuk berkembang dan menimba ilmu tari dari berbagai sanggar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....