Roming Ompuk Domauk Panu Diresmikan, Jadi Simbol Pelestarian Budaya Dayak
- 08 Jun 2026 19:55 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Wagub Kalbar
- Pelestarian Budaya
- Roming Ompuk Domauk Pan
RRI.CO.ID, Sanggau - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan meresmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Desa Embala, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Sabtu, 6 Juni 2026. Peresmian rumah adat tersebut menjadi bagian dari komitmen pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat adat sebagai identitas sekaligus kekayaan budaya Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sanggau.
Pada sambutannya, Krisantus menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas berdirinya Roming Ompuk Domauk Panu. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan rumah adat tersebut sebagai ruang bersama dalam memperkuat budaya dan adat istiadat Dayak.
“Saya ucapkan selamat atas peresmian Roming Ompuk Domauk Panu ini. Saya berpesan agar dipelihara dengan baik, dijaga dengan baik, dijadikan tempat untuk kita bertemu, tempat melestarikan budaya, serta tempat penyelenggaraan acara-acara sakral dalam pelestarian adat dan budaya kita, yaitu budaya Dayak,” ucapnya.
Wakil Gubernur juga menambahkan, bahwa keberadaan simbol budaya memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan identitas suatu suku di tengah perubahan zaman. Menurutnya, rumah adat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan menjadi representasi sejarah, jati diri, serta ruang pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya.
“Suku itu bisa kehilangan identitas apabila kita tidak menjaga simbol-simbol budaya seperti ini. Rumah betang yang ada di Desa Embala ini menjadi kekuatan untuk menjaga eksistensi masyarakat Dayak di tengah keberagaman dan kemajuan teknologi saat ini,” katanya.
Krisantus berharap kehadiran Roming Ompuk Domauk Panu dapat menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian adat dan budaya Dayak di Kabupaten Sanggau. Selain menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat, rumah adat tersebut juga diharapkan menjadi ruang mempererat persatuan, mewariskan nilai luhur leluhur, serta menjaga agar budaya Dayak tetap lestari dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Baca juga: Krisantus Soroti Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Budaya Dayak di Sambas
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....