Bupati Bengkayang Tutup Barape’ Sawa’ 2026: Lestarikan Tradisi Dayak Bakati

  • 01 Jun 2026 18:40 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang resmi menutup Barape’ Sawa’ 2026, tradisi tahunan Sub Suku Dayak Bakati, pada Minggu malam, 31 Mei 2026 di Ramin Bantang, Bengkayang. Penutupan ditandai dengan pemukulan gong tujuh kali oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Barape’ Sawa’ adalah ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus tanda dimulainya musim tanam baru. Tradisi ini telah menjadi agenda rutin DAD Kabupaten Bengkayang bersama pemerintah daerah dan tercatat dalam Kalender Kebudayaan Kabupaten Bengkayang.

Bupati mengapresiasi masyarakat adat Dayak Bakati yang terus menjaga adat istiadat di tengah modernisasi. Ia juga menyebutkan sejumlah event budaya lain yang digelar sepanjang tahun 2026, seperti Gawia Sowa dan Ngarantek Sawa.

Dengan selesainya Barape’ Sawa’ 2026, masyarakat adat Dayak Bakati resmi memulai musim tanam baru, melanjutkan siklus tradisi yang selaras dengan alam dan budaya. (Diskominfo Bengkayang/LR/RT/NN).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....