Melestarikan Pantun Menjaga Marwah Budaya Melayu

  • 12 Mei 2026 07:42 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID,Pontianak - Chairil Effendy Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Propinsi Kalimanatan Barat live di acara berjaringan nasional suara budaya nusnantara pro 4 RRI Pontianak siang, Senin, 11 Mei 2026. Menurutnya bahwa melestarikan pantun bukan hanya menjaga rangkaian kata, tetapi menjaga identitas budaya Melayu agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Bersama Majelis Adat Budaya Melayu, masyarakat diajak memahami bahwa pantun adalah warisan lisan yang sarat nasihat dan adab kehidupan.

Ketua Majelis Adat Budaya Melayu menegaskan bahwa pantun harus dikenalkan sejak usia dini melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Anak-anak yang terbiasa mendengar pantun akan lebih mudah mencintai bahasa daerah dan menghormati nilai budaya leluhurnya.

Kegiatan festival budaya, lomba pantun, dan pertunjukan seni daerah menjadi cara efektif agar generasi muda tidak merasa asing dengan tradisi Melayu. Pantun yang dibawakan secara kreatif mampu menarik perhatian anak muda tanpa menghilangkan makna dan kesopanannya.

Perkembangan media digital juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana melestarikan sastra lisan budaya Melayu kepada masyarakat luas. Video pantun, konten media sosial, dan siaran budaya menjadi jembatan agar tradisi lama tetap dikenal di era modern saat ini.

Selain itu, para tokoh adat dan seniman Melayu perlu terus aktif turun langsung memberikan pembinaan kepada generasi penerus. Nasihat yang disampaikan melalui pantun sering lebih mudah diterima karena terasa lembut, santun, dan penuh makna kehidupan.

Pantun Melayu bukan sekadar hiburan dalam acara adat, tetapi juga media pendidikan moral, persaudaraan, dan kebijaksanaan masyarakat. Melalui pantun, nilai menghormati orang tua, menjaga sopan santun, dan hidup rukun dapat diwariskan dari masa ke masa.

Dengan kerja sama masyarakat dan Majelis Adat Budaya Melayu serta media RRI pro 4 Pontianak , budaya pantun dapat terus bertahan dan berkembang di tengah zaman modern. Melestarikan pantun berarti menjaga marwah budaya Melayu agar tetap hidup, dikenal, dan dibanggakan oleh generasi mendatang,

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....