Menolak Lupa, Deretan Benda Ikonik Generasi 90-an yang Kini Jadi Kenangan
- 05 Mei 2026 11:39 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID,Pontianak - Sebelum era layar sentuh dan koneksi internet 5G mendominasi genggaman, generasi 90-an dan awal 2000-an memiliki cara tersendiri untuk menciptakan kebahagiaan. Tanpa algoritma media sosial, kebahagiaan saat itu justru lahir dari benda-benda sederhana yang kini mulai terlupakan ditelan zaman.
Mengenang masa itu seperti memutar kembali pita kaset yang kusut. Mari kita intip kembali beberapa benda ikonik yang pernah menjadi "harta karun" bagi anak-anak maupun remaja di masa sebelum internet merajalela.
Walkman dan Kaset Pita
Bagi penikmat musik era 90-an, Walkman adalah simbol kemewahan sekaligus kemandirian. Memasukkan kaset pita dari musisi idola, lalu menekan tombol play yang keras adalah ritual wajib. Tidak ada fitur shuffle instan; jika ingin mengulang lagu, kita harus bersabar menunggu proses rewind. Tak jarang, sebuah pensil atau pulpen jadi alat bantu vital untuk memutar manual pita kaset yang kendur.
Telepon Umum Koin
Jauh sebelum ada aplikasi pesan instan, komunikasi jarak jauh sangat bergantung pada kotak besi berwarna biru atau merah di pinggir jalan. Mengumpulkan koin 100 perak demi bisa menelepon teman atau sekadar memberi kabar kepada orang tua adalah perjuangan yang penuh seni. Suara denting koin jatuh menjadi pertanda bahwa durasi obrolan kita harus segera diakhiri.
Tamagotchi: Hewan Peliharaan Digital Pertama
Siapa yang tidak ingat rasa panik saat hewan peliharaan digital di dalam gantungan kunci kecil ini berbunyi? Tamagotchi mengajarkan anak-anak masa itu tentang tanggung jawab—memberi makan, memandikan, hingga membersihkan kotoran secara virtual. Kehilangan karakter Tamagotchi karena lupa memberi makan bisa menjadi "tragedi" kecil di sekolah.
Kamera Analog dan Roll Film
Dahulu, memotret adalah aktivitas yang sangat penuh pertimbangan. Dengan jatah 36 kali jepret dalam satu roll film, tidak ada ruang untuk foto yang gagal atau blur. Kita harus menunggu beberapa hari hingga film dicuci dan dicetak di laboratorium foto hanya untuk melihat hasilnya. Momen menunggu hasil cetakan itulah yang menciptakan sensasi kejutan yang tidak bisa didapatkan dari kamera digital masa kini.
Majalah dan Tabloid Remaja
Di era pra-Google, majalah seperti Bobo, Hai, atau Aneka Yess adalah jendela dunia. Poster artis yang tertempel di dinding kamar atau kolom surat sahabat pena menjadi media sosial versi fisik. Membaca rubrik cerpen atau ramalan zodiak setiap minggu adalah rutinitas yang selalu dinanti-nantikan.
Nostalgia Sebagai Pengingat Mengenang benda-benda ini bukan sekadar urusan romantisasi masa lalu. Di tengah gempuran teknologi yang serba cepat, benda-benda ikonik ini mengingatkan kita pada nilai kesabaran, proses, dan interaksi fisik yang nyata.
Meski teknologi terus berkembang, memori tentang bunyi dial-up internet pertama atau aroma kertas majalah baru akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati mereka yang pernah merasakannya.
Jadi, dari deretan benda di atas, mana yang paling membuat Anda rindu masa kecil?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....