Pokdarwis Dorong Wisata Sungai Kapuas Kian Berkembang

  • 14 Apr 2026 14:53 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dinilai semakin strategis dalam mengembangkan potensi wisata berbasis sungai di Sungai Kapuas, khususnya di wilayah Pontianak. Potensi wisata yang mengandalkan keunikan transportasi tradisional seperti sampan dan sepit menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pengembangan wisata sungai ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat melalui Pokdarwis yang berfokus pada pengelolaan destinasi, pelestarian budaya, serta peningkatan pelayanan wisata. Aktivitas susur sungai menggunakan sampan dan sepit kini menjadi salah satu paket wisata unggulan yang menawarkan pengalaman autentik menyusuri kehidupan masyarakat tepian Kapuas.

Sampan dan sepit, sebagai alat transportasi tradisional, tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas warga, tetapi juga memiliki nilai historis dan budaya yang kuat. Wisatawan dapat merasakan langsung aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari perdagangan di tepian sungai hingga kehidupan sosial yang masih kental dengan kearifan lokal.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita, mengatakan bahwa Pokdarwis memiliki peran penting dalam menggerakkan potensi wisata berbasis masyarakat.

“Pokdarwis menjadi ujung tombak dalam pengembangan pariwisata daerah. Mereka tidak hanya mengelola destinasi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya lokal, termasuk penggunaan transportasi tradisional seperti sampan dan sepit yang menjadi identitas wisata Sungai Kapuas,” ucapnya melalui media sosial pribadinya, Selasa, 14 April 2026

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas Pokdarwis melalui pelatihan dan pendampingan agar mampu memberikan layanan yang profesional dan berdaya saing. Hal ini penting untuk menjawab kebutuhan wisatawan yang semakin beragam.

Selain itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha pariwisata menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem wisata yang berkelanjutan. Promosi wisata berbasis digital juga mulai digencarkan guna memperluas jangkauan pasar.

Dengan pengelolaan yang baik, wisata Sungai Kapuas diharapkan mampu menjadi ikon pariwisata Kalimantan Barat yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca juga: Penataan Tepian Sungai Kapuas Berlanjut, Wajah Baru Pontianak

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....