Sampan: Urat Nadi Penyeberangan Masyarakat Pontianak
- 13 Apr 2026 12:36 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Sampan di Sungai Kapuas Pontianak bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian penting dari identitas dan kehidupan masyarakat setempat. Di Sungai Kapuas yang dikenal sebagai sungai terpanjang di Indonesia, sampan telah digunakan sejak lama sebagai sarana mobilitas utama. Kondisi geografis Pontianak yang dilalui banyak sungai membuat masyarakat sangat bergantung pada transportasi air. Di tepian sungai Pontianak, sampan bukan sekadar perahu kecil, melainkan urat nadi kehidupan. Ia menghubungkan kampung ke kampung, menjadi saksi aktivitas masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada aliran sungai. Berikut 5 pantun untuk kita bisa mengenal lebih dekat tentang Sampan.
Pergi ke pasar membeli papan,
Singgah sebentar di tepi dermaga.
Sampan digunakan sebagai alat penyeberangan,
Menghubungkan warga dari seberang kota.
Burung camar terbang ke hulu,
Hinggap sebentar di batang talas.
Sampan menjadi sarana sejak dahulu,
Memudahkan warga Pontianak menyeberangi Sungai Kapuas.
Air mengalir membawa dedaunan,
Anak nelayan bermain di tepian.
Sampan dipakai sebagai alat transportasi penyeberangan,
Murah, sederhana, namun sangat dibutuhkan masyarakat harian.
Pagi hari pergi memancing dirakit terapung,
Jangan lupa membawa umpan.
Sampan menjadi penghubung kampung,
Menjadi solusi transportasi yang aman.
Langit cerah di waktu pagi,
Perahu kecil berlabuh perlahan.
Sampan bertahan hingga saat ini,
Menjadi alat penyeberangan untuk kehidupan.
Hingga kini, sampan tetap eksis sebagai transportasi penyeberangan yang ekonomis dan fungsional. Di tengah modernisasi, keberadaannya tidak hanya bernilai praktis, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Pontianak yang hidup berdampingan dengan sungai.
Baca juga: 5 Pantun Kubu Raya Viral
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....