Andri, Penjual Kaset Pita yang Masih Eksis
- 02 Mar 2024 23:14 WIB
- Pontianak
KBRN, Jakarta: Andri Kedai Musik tetap berjualan kaset pita di tengah perkembangan era digital. Saat ini, kalangan milenial malah banyak yang memburu kaset-kaset lawas.
Deretan kaset pita berjejer rapi dalam rak di kios-kios musik di basement Blok M Square, Jakarta. Ada 20 kios di areal yang lazim disebut pasar musik ini. Satu di antaranya Kedai Musik milik Andri.
Andri Kedai Musik, begitu ia akrab dipanggil, telah berjualan sejak 2011 silam. Ia menjual kaset pita dengan harga Rp50.000 per pcs, tapi ada juga kaset yang ia jual Rp300.000 per pcs, bahkan Rp500.000 per pcs, seperti album Guruh Gipsy.
Selain kaset pita, Andri juga menjual CD dan piringan hitam. Ada sekitar 3000an kaset pita miliknya, tapi kiosnya seluas 2x2 meter tak cukup untuk memajang seluruh kaset, sehingga sebagian ia simpan di rumah.
Andri tak khawatir dengan pembeli. Sejauh ini pembeli kaset pita tetap ada, meskipun tak selaris dulu saat warga belum mengenal internet. Penjualan kaset per hari tergantung stok. "Kadang ada pembeli cari kaset ini, stoknya sudah habis," ujar Andri saat ditemui di kiosnya, Sabtu (2/3/2024).
Ia mengungkapkan penjualan kaset pita meningkat manakala ada konser di Jakarta baik musisi domestik maupun mancanegara. Andri menyontohkan saat grup musik asal Inggris Coldplay akan konser pada 15 November 2023 lalu. Beberapa bulan sebelum konser, kaset Coldplay banyak diburu para fans. Dalam seminggu sepuluh kaset Coldplay ludes terjual.
"Jadi, begitu ada konser, dia sudah beli tiketnya, dia cari rilisannya juga," ujarnya.
Sebenarnya, kata Andri, sebelum konser pun, khusus kaset Coldplay peminatnya terbilang tinggi, terutama kalangan milenial. Nah, setelah mendengar Coldplay akan menggelar konser perdana di Jakarta, Andri pun mulai menambah stok, terlebih saat war ticket (berburu tiket secara daring), begitu banyak penggemar yang mencari kaset grup musik tersebut.
"Sampai hari ini pun peminatnya masih banyak," ucapnya.
Ia mengakui dibanding musisi lain, pembeli kaset Coldplay terbilang tinggi, terutama album 1 dan 2. Berapa pun stok tetap ada pembelinya. Ada yang datang langsung ke tokonya, ada juga yang memesan secara daring di marketplace. Saat ini, ia tak lagi punya stok. Ketika ada pembeli, Andri akan mencari kaset Coldplay ke pedagang lain.
Andri mendapatkan kaset-kaset dari toko-toko di luar Blok M. Tapi sebagian besar ia beli dari orang-orang yang datang ke kiosnya. Ada yang memang menjual milik pribadinya, ada juga para penjual kaset keliling.
Ia punya alasan tersendiri, kenapa tetap berjualan kaset pita, bukan memilih usaha lain. Pertama, ia memang hobi musik. Dan kedua, kaset tidak pernah basi. "Jadi, kita nggak ada rugi barang hangus," katanya, menjelaskan.
Menurutnya, pendengar musik dan penikmat musik, dua hal yang berbeda. Bagi pendengar, bisa saja mendengarkan musik dari platform digital, tapi bagi penikmat musik, kaset pita jadi pilihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....