Jeki Mantap Lanjut Bintang Radio Meski Teman Batal
- 05 Sep 2025 09:50 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Kompetisi Bintang Radio Indonesia kerap menghadirkan cerita inspiratif dan unik dari para pesertanya. Tahun ini cerita menarik datang dari peserta bernama Jeki, seorang influencer berumur 21 tahun.
Di tengah kesibukannya mencari cuan, Jeki tetap menekuni hobi bernyanyinya yang sudah ia tekuni sejak sekolah dasar. Baginya, musik adalah cara dalam mengekspresikan diri sekaligus ruang untung mengasah kemampuan dan kepercayaan diri. Motivasinya dalam mengikuti kompetisi ini adalah untuk menguji dirinya sendiri serta menggali potensinya lebih dalam.
Menariknya, keikutsertaan Jeki di pemilihan Bintang Radio RRI Pontianak 2025, berawal dari ajakan teman. Anehnya, sang teman justru tak jadi mendaftar.
Namun, hal itu tak membuatnya mundur. Justru sebaliknya, semakin menguatkan tekadnya untuk tampil. Dengan melangkah sendirian, membuktikan keberanian dan tekadnya menghadapi panggung yang telah menunggu di depan mata.
Fenomena ini menjadi bukti dengan niat yang kuat dapat membuka berbagai kesempatan baru. Walau awalnya hanya karena ajakan teman, Jeki sadar dengan pengalaman yang akan didapatkan dari kompetisi sebesar Bintang Radio Indonesia akan memberikan banyak pelajaran berharga.
Jeki juga tidak menaruh ekspektasi tinggi soal kemenangan. Baginya, yang terpenting adalah experience (pengalaman). Jika pengalaman yang didapatkan itu besar tidak menutup kemungkinan dirinya akan mengikuti kompetisi ini lagi ke depannya. Namun, tentunya dengan tujuan meraih kemenangan untuk tampil di panggung yang lebih besar.
“Ke depannya yang akan saya lakukan mungkin lebih sering lagi mengikuti lomba-lomba, dan lebih pede lagi untuk berbicara di depan umum. Kalau menang, lanjut. Kalau kalah juga, mungkin tahun depan lanjut lagi. Bergantung experience-nya,” ujar Jeki saat ditemui di sela-sela technical meeting peserta Bintang Radio di RRI Pontianak, Kamis (4/9/2025) siang.
Kisah Jeki menjadi contoh keberanian untuk mencoba adalah kunci untuk berkembang. Dari sebuah keputusan sederhana tetap maju meski tanpa teman, semangatnya membuktikan bahwa ajang seperti Bintang Radio Indonesia bukan hanya tentang kemenangan, melainkan juga suatu proses belajar dan menghargai perjalanan.
(Penulis: Muhammad Raherzy Fauzin/Mahasiswa PKL FISIP Universitas Tanjungpura)
Baca juga: Wajah Baru Warnai Bintang Radio RRI Pontianak 2025
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....