Kategori Lagu Bintang Radio Indonesia 2025
- 25 Agt 2025 20:37 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Kompetisi bernyanyi gagasan RRI yang selalu diselenggarakan setiap tahun, Bintang Radio Indonesia, resmi membuka pendaftaran melalui online mulai 1 Agustus 2025. Event tahunan ini selalu menghadirkan lagu-lagu baru yang akan dibawakan selama ajang ini berlangsung.
Indra Suharya, Wakil Ketua Bintang Radio Indonesia 2025 menyebutkan bahwa lagu yang harus dibawakan oleh peserta pada kompetisi tahun 2025 ini terbagi menjadi tiga kategori. "Peserta akan diberikan list lagu genre Pop, Slow Rock, dan Lagu Daerah. Masing-masing peserta Putra dan Putri memiliki 13 lagu pilihan yang terdiri dari 6 lagu Pop dan 7 lagu Slow Rock," ujarnya saat ditemui setelah rapat sosialisasi aplikasi voting Bintang Radio Indonesia 2025 di RRI Pontianak, Senin (21/8/2025).
Lagu-lagu seperti Tanpa Cinta dari Tiara Andini hingga single perdana jebolan Bintang Radio Indonesia 2023, Maria Pudesa, yang berjudul Pernah Berjuang, menjadi daftar lagu yang harus dipelajari dan disiapkan oleh peserta Bintang Radio Indonesia 2025 kategori Putri. Sedangkan untuk kategori Putra, lagu dari Josh Florentino yang berjudul "Dan Terjadi Lagi", kembali menjadi lagu pilihan dalam list lagu dengan genre Pop. Selain itu, lagu dari musisi papan atas, Andmesh, yang sempat viral di media sosial Tiktok, "Anugerah Terindah" juga menjadi daftar pilihan lagu Pop untuk kategori Putra.
Indra juga menambahkan, "Untuk lagu slow rock kategori Putra ada lagu dari Virzha, Ari Lasso. Kalau lagu slow rock Putri itu ada lagu dari Nike Ardilla, Tata Janneta sampai Anggun C. Sasmi. Pokoknya lagu-lagunya keren dan harapannya para peserta bisa membawakan lagu-lagu ini dengan versi terbaik masing-masing."
Keunikan yang ada pada kompetisi tahun ini yaitu terdapat kategori lagu daerah yang wajib dibawakan pada saat seleksi tingkat satuan kerja daerah hingga nasional. Lagu daerah yang ditetapkan untuk RRI Pontianak yaitu Lancang Kuning. Penggunaan lagu daerah pada ajang Bintang Radio Indonesia 2025 diharapkan mampu menjadi langkah untuk melestarikan dan mengenalkan kembali lagu-lagu daerah kepada generasi muda saat ini.
(Penulis: Evalien Andrian)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....