Alat Pelindung Tubuh dari Kebasahan Saat Musim Hujan
- 04 Agt 2024 19:48 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Apabila musim hujan tiba, seseorang selalu membekali diri dengan alat pelindung kemanapun ia pergi agar tidak kebasahan. Apalagi bila seseorang dalam kondisi tubuh tidak fit perlu kiranya menggunakan alat anti basah, apalagi dalam perjalanan jauh. Fungsi alat ini dapat melindungi seseorang agar terhindar dari cuaca dingin yang malah dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Untuk menghindari tubuh dan kepala dari kebasahan air hujan, beberapa alat dapat digunakan seperti :
1. Payung
Payung yang terbuat dari bahan parasut, plastic PVC maupun polyester tebal dengan jari-jari terbuat dari besi berbentuk bulat dengan beragam warna. Payung ada yang dapat dilipat agar mudah dibawa kemanapun.
2. Jaket dengan Tutup Kepala
Jaket dibuat sesuai dengan bentuk tubuh manusia, terkadang dilengkapi dengan tutup kepala. Warna dan motif serta bahan pembuatan jaket beragam. Parasut, polyester dan semi plastik yang tidak mudah ditembus air sangat cocok sebagai bahan pembuatan jaket. Jaket dibuat dengan ukuran tebal sehingga selain menjaga tubuh tidak basah, dapat pula menghangatkan bagi pemakainya.
3. Jas Hujan/Mantel
Jas hujan berbentuk persegi Panjang dengan lubang di bagian tengah terdapat tutup kepala. Bahan tebal dari plastik, parasut, nylon campuran dll pada mantel dapat melindungi tubuh dan kepala dari guyuran air hujan.
4. Baju Anti Hujan
Kini ada alat anti kebasahan yang dibuat lebih ringan dan mudah dibawa kemanapun. Baju antihujan dibuat seperti pola tubuh dengan bagian atas berbentuk baju dan bagian bawah berbentuk celana panjang. Baju ini terbuat dari bahan plastik tebal, semi karet dll, sehingga sulit ditembus air hujan.
Sebagian besar masyarakat masih memilih menggunakan bahan tersebut sebagai alat pelindung dari kebasahan air hujan. Hal ini dikarenakan sampai sekarang belum ada alat pengganti yang praktis digunakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....