Tetap Kuat di Masa Sulit, Andalkan Tuhan dan Doa
- 05 Okt 2026 15:44 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Umat Kristiani diajak untuk tetap kuat menghadapi berbagai persoalan dan masa sulit dengan mengandalkan Tuhan, memperkuat iman, serta terus berdoa. Pesan tersebut disampaikan Pendeta Aris Asbanu dalam program Lentera Minggu RRI Pro 1 Pontianak, Minggu, 4 Oktober 2026.
Mengangkat tema “Tetap Kuat di Masa yang Sulit” berdasarkan Efesus 6 ayat 10 sampai 18, Pendeta Haris menjelaskan bahwa kehidupan manusia tidak selalu berada dalam kondisi yang mudah. Ada masa kelimpahan, tetapi ada pula masa penuh persoalan yang dapat menguji iman.
Menurutnya, kekuatan sejati tidak berasal dari kemampuan manusia, melainkan dari Tuhan.
“Kita bisa kuat hanya ada di dalam Tuhan. Hanya melalui kuasa Tuhan kita bisa kuat. Tanpa kekuatan daripada Tuhan, kita tidak bisa kuat menghadapi situasi yang sulit dalam kehidupan ini,” ujar Pendeta Aris.
Ia menjelaskan, Rasul Paulus dalam Efesus 6 mengajarkan umat percaya untuk mengenakan perlengkapan senjata Allah. Hal tersebut diwujudkan dengan hidup dalam kebenaran, keadilan, membawa kabar damai sejahtera, memiliki perisai iman, keselamatan, serta menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman hidup.
Pendeta Aris juga mengingatkan pentingnya membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Menurutnya, firman Tuhan menjadi petunjuk agar manusia tetap berada di jalan yang benar ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Firman Tuhan itu sebagai petunjuk, sebagai arahan dalam hidup kita. Tanpa firman Tuhan kita miliki, hidup ini bagaikan kereta api yang lepas daripada relnya,” katanya.
Selain firman Tuhan, doa menjadi bagian penting dalam menjaga kekuatan iman. Ia menyebut doa sebagai bentuk komunikasi manusia dengan Tuhan sekaligus cara untuk menyampaikan berbagai persoalan dan pergumulan yang dihadapi.
“Doa adalah napas hidup orang percaya. Karena itu kita mau tetap berdoa. Kita menyampaikan setiap keluhan-keluhan kita kepada Tuhan, maka Tuhan akan bertindak,” jelasnya.
Pendeta Aris menegaskan, berbagai kesulitan yang dihadapi tidak seharusnya membuat umat kehilangan harapan. Sebaliknya, masa sulit dapat menjadi kesempatan untuk semakin dekat dan bergantung kepada Tuhan.
Senada dengan itu, Pendeta David menekankan tiga hal penting untuk tetap kuat di tengah kesulitan, yakni memahami sumber kekuatan, mengenakan perlengkapan senjata Allah, dan terus membangun hubungan dengan Tuhan melalui doa.
“Kekuatan sejati hanya ada di dalam Tuhan. Kemudian ingat yang kedua adalah kenakan setiap hari. Dan yang terakhir adalah doa adalah kunci untuk tetap kuat di masa sulit,” ungkapnya.
Para pendeta juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan, pengalaman, jabatan, maupun harta, tetapi menjadikan Tuhan sebagai sumber pertolongan utama dalam menghadapi setiap persoalan.
“Tatkala kita lemah, Tuhan itu kuat. Tatkala kita risau, maka Tuhan memberikan penghiburan. Tatkala kita susah, Tuhan senantiasa ada di tempat kita,” kata Pendeta David.
Melalui Lentera Minggu, para narasumber berharap umat Kristiani tetap memiliki pengharapan dan tidak mudah menyerah, baik ketika menghadapi persoalan kesehatan, ekonomi, maupun berbagai tantangan kehidupan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....