Ketum MUI Kalbar Apresiasi Gerakan Dakwah dan Kepedulian Sosial LDII
- 16 Sep 2026 19:57 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat (Kalbar), KH M. Basri. HAR mengapresiasi gerakan dakwah dan kepedulian sosial yang dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima silaturahim jajaran pengurus DPW LDII Kalbar di sekretariat MUI di Komplek Masjid Mujahidin, Pontianak Rabu, 16 September 2026.
Kiprah dakwah LDII dan gerakan sosialnya sangat membantu peran MUI sebagai ra'iyatul umah. "Gerakan dakwah dan sosial yang dilakukan LDII sesungguhnya juga membantu MUI sebagai ra'iyatul umah atau pengayom dan pelindung umat," ujarnya KH. Basri.
Pihaknya juga sependapat dengan pola dakwah bil hal terus diperkuat, melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. "Pola dakwah bil hal bisa langsung memberikan manfaat dan membawa kemaslahatan bagi umat. Jadi era sekarang justru mudah diterima," katanya.
| Baca juga: Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak |
Lebih jauh KH Basri turut mengajak menjaga harmonisasi yang sudah terjalin di Kalimantan Barat, dan mencegah terjadinya konflik. "Kalbar sudah damai, mari kita rawat harmonisasi kehidupan beragama yang sudah terjalin selama ini. Konflik masa lalu tidak boleh terjadi lagi, maka LDII juga mesti berperan dalam kehidupan sehari-hari," kata dia
Sementara itu, Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menegaskan komitmennya menghadirkan dakwah yang sejuk, konstruktif, dan diwujudkan melalui kontribusi nyata. "Dakwah bil hal menjadi bagian dari komitmen kami. Artinya, nilai-nilai agama tidak hanya disampaikan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat," katanya.
Ia mengatakan LDII Kalbar terus menjalin kolaborasi dengan pihak manapun, agar problem umat bisa diselesaikan. "Problematika sosial keumatan semakin kompleks, disinilah memerlukan kolaborasi dengan meninggalkan ego masing-masing. Dengan mencari titik temu akan memudahkan menyelesaikan persoalan-persoalan umat," tegas Susanto.
Dikatakan, LDII dengan segala kekurangan akan terus menerima masukan dan saran, dari manapun untuk perbaikan metode dan program kerja. "Kami sangat berharap masukan dan koreksi termasuk dari MUI, harapannya untuk melakukan perbaikan metode dan gerakan dakwah yang kami lakukan. Maka LDII bakal terus membangun silaturahim," ujar dia
Susanto menambahkan kontribusi organisasi tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan memberikan manfaat. "Kami ingin terus menghadirkan dakwah yang mudah diterima, mudah ditiru, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Tutup Rakorda MUI se-Kalimantan, Edi Dorong Sinergi Ulama dan Pemerintah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....