Kabut Asap Makin Parah, Solidaritas Rakyat Borneo Buka Posko

  • 09 Sep 2026 17:21 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat mendorong masyarakat sipil bergerak membantu warga terdampak. Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Borneo membuka posko kemanusiaan dengan mengusung gerakan Rakyat Bantu Rakyat.

Ketua Posko Solidaritas Rakyat Borneo, Erni Damayanti, mengatakan gerakan tersebut lahir dari kepedulian masyarakat terhadap dampak kabut asap yang semakin dirasakan warga. Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak langsung. “Saat ini penyebabnya bukan lagi yang utama kita perdebatkan di lapangan, tetapi bagaimana kita bahu-membahu menolong sesama yang terdampak,” ujar Erni dalam dialog Kentongan di RRI Pro 1 Pontianak pada Selasa, 8 September 2026.

Pembentukan posko kemanusiaan mulai dilakukan sejak 29–30 Agustus 2026. Gerakan tersebut kini melibatkan sekitar 19 organisasi masyarakat sipil, mulai dari serikat guru, kelompok tani, organisasi mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat hingga jurnalis. Untuk memperluas jangkauan bantuan, Solidaritas Rakyat Borneo mendirikan tiga posko utama, yakni Posko Utama Pontianak di Sekretariat Silva Untan, Universitas Tanjungpura, Posko Kubu Raya di Kantor Lingkar Borneo, Desa Kapur, serta Posko Sambas di sekretariat serikat buruh Kecamatan Sambas.

Koordinator Posko Solidaritas Rakyat Borneo menyebutkan, gerakan tersebut juga menjalin komunikasi dengan posko kemanusiaan di sejumlah daerah, termasuk Sintang. Langkah ini dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang terdampak kabut asap. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu, baik melalui donasi masker, logistik maupun tenaga relawan, karena dampak kabut asap ini dirasakan masyarakat luas,” kata Erni.

Kabut asap akibat Karhutla tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu menjadi pihak yang perlu mendapat perhatian lebih.

Solidaritas Rakyat Borneo mengajak masyarakat yang ingin membantu untuk menyalurkan dukungan melalui posko terdekat. Informasi mengenai kebutuhan bantuan dan aktivitas posko juga dapat diperoleh melalui akun Instagram @borneosolidarity.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....