Berbagi Pengalaman, Mahasiswa Untan Ceritakan Serunya Kelas Internasional
- 30 Agt 2026 05:30 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Program Kelas Internasional di Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak menawarkan peluang besar bagi mahasiswanya untuk mendapatkan pengalaman akademik di kancah global. Keuntungan ini diungkapkan oleh dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untan, Charlie dan Komang, saat membagikan cerita mereka dalam program siaran English Corner di Studio RRI Pro 2 Pontianak, Minggu, 23 Agustus 2026 lalu.
Melalui dialog bertopik "Life as an International Class Student: Beyond the Classroom", Charlie memaparkan pengalamannya mengikuti program pertukaran pelajar selama satu semester di Universitas Kochi, Jepang. Mahasiswa jurusan Manajemen angkatan 2022 ini menuturkan bahwa program tersebut memberikan pendalaman keilmuan sekaligus membuka wawasan nyata mengenai etos kerja dan budaya masyarakat setempat.
Di balik kemajuan inovasi dan kedisiplinannya, Charlie turut menyoroti sisi lain kehidupan di Jepang. Menurut pengamatannya, etos kerja yang terlalu ketat telah memicu tingginya tingkat stres di kalangan pekerja. Negara tersebut saat ini bahkan tengah menghadapi fenomena krisis tenaga kerja di sektor pendidikan karena banyaknya generasi muda yang enggan menjadi guru akibat tingginya beban serta tuntutan pengawasan siswa.
Sementara itu, Komang, mahasiswi jurusan Akuntansi yang tengah mempersiapkan diri untuk program pertukaran pelajar ke Jepang, mengaku sangat mengagumi tingkat kedisiplinan dan sistem pengelolaan kebersihan di negara tersebut. Guna melancarkan rencananya, ia kini fokus mempertahankan nilai akademik serta aktif mengikuti program inbound kampus, salah satunya dengan mendampingi mahasiswa asing asal Jepang yang sedang melakukan kunjungan ke Pontianak.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya mengajak pelajar SMA di Pontianak untuk tidak ragu mendaftar di Kelas Internasional guna meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, melatih public speaking, dan memperluas jejaring global. Mereka juga berpesan agar kaum muda mau menyerap budaya positif dari negara maju untuk diterapkan di lingkungan sekitar.
"Banyak budaya dari negara lain yang sebenarnya simpel, tapi bisa membuat negara kita menjadi lebih baik. Kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan, seperti budaya memilah sampah secara mandiri dan disiplin, sangat perlu kita adaptasi untuk mengatasi permasalahan krisis lingkungan kita saat ini," ujar Komang memberikan pesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....