Penggerak HAM Perkuat Sinergi dengan Puskesmas Pal Sembilan
- 24 Agt 2026 14:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya — Upaya mewujudkan Desa Pal Sembilan sebagai Desa Sadar HAM terus diperkuat melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi Penggerak HAM Desa Pal Sembilan bersama Kepala Puskesmas Pal Sembilan, Yulianti, yang dilaksanakan di Puskesmas Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Senin, 24 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam memastikan pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya hak atas kesehatan. Penggerak HAM menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera sekaligus mewujudkan nilai-nilai HAM di tingkat desa.
Dalam pertemuan tersebut, Penggerak HAM berdiskusi dengan Kepala Puskesmas mengenai kondisi pelayanan kesehatan masyarakat, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, serta pentingnya membangun pelayanan yang ramah, adil, setara, mudah diakses, dan tidak diskriminatif.

Kepala Puskesmas Pal Sembilan, Ibu Yulianti, menyambut baik kedatangan Penggerak HAM dalam rangka silaturahmi dan koordinasi. Ia menyampaikan bahwa Puskesmas Pal Sembilan pada prinsipnya siap mendukung program Penggerak HAM yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar masyarakat.
“Kami menyambut baik silaturahmi dan koordinasi dari Penggerak HAM. Puskesmas Pal Sembilan tentu mendukung penuh program-program yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Ibu Yuli sapaan akrabnya
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari hak dasar masyarakat. Karena itu, dibutuhkan kerja sama dan komunikasi yang baik antara Puskesmas, pemerintah desa, Penggerak HAM, serta masyarakat.
“Kami siap bersinergi dan berkoordinasi. Kalau ada persoalan di masyarakat yang berkaitan dengan akses maupun pelayanan kesehatan, tentu dapat kita komunikasikan bersama dan kita upayakan solusi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” katanya
Sementara itu, Abd. Hamid sebagai Penggerak HAM Desa Pal Sembilan menyampaikan apresiasi atas sambutan positif dan dukungan yang diberikan Kepala Puskesmas Pal Sembilan. Menurutnya, silaturahmi tersebut bukan sekadar kunjungan, tetapi merupakan bagian dari langkah membangun jejaring kerja dan kolaborasi dalam mendorong pemenuhan hak dasar masyarakat di Desa Pal Sembilan.
“Hari ini kami melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Kepala Puskesmas Pal Sembilan. Kami ingin membangun komunikasi dan sinergi karena salah satu bagian penting dalam pemenuhan HAM adalah memastikan masyarakat mendapatkan hak dasarnya, termasuk hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” ucap Hamid.
Penggerak HAM juga menyampaikan bahwa dukungan Puskesmas merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan program Desa Sadar HAM. Sebab, pemenuhan HAM tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Ibu Kepala Puskesmas. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak. Harapannya, koordinasi seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat terus berlanjut dan menghasilkan langkah-langkah nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapya.
Ia menambahkan bahwa ke depan Penggerak HAM akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Desa Pal Sembilan dalam rangka mengidentifikasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar masyarakat.
“Kita ingin Desa Pal Sembilan benar-benar menjadi Desa Sadar HAM. Artinya, masyarakat bukan hanya mengetahui apa itu HAM, tetapi juga dapat merasakan kehadiran HAM dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, perlindungan kelompok rentan, maupun hak-hak dasar lainnya,” katanya.
Silaturahmi dan koordinasi antara Penggerak HAM dengan Puskesmas Pal Sembilan tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat sinergi lintas sektor. Dengan adanya komitmen bersama antara Puskesmas, Pemerintah Desa, Penggerak HAM, dan masyarakat, diharapkan pelayanan publik di Desa Pal Sembilan semakin baik, inklusif, ramah, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat.
Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa mewujudkan Desa Sadar HAM bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap masyarakat mendapatkan haknya secara adil dan bermartabat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....