Tim PKM UPB Dampingi PKK Pontianak Kota Kembangkan Eco Enzyme dan Pestisida Nabati

  • 05 Agt 2026 13:55 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kulit buah, sisa sayuran, dan limbah organik rumah tangga selama ini lebih banyak berakhir di tempat pembuangan sampah. Padahal, jika dikelola dengan benar, limbah tersebut dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan yang bermanfaat bagi tanaman bahkan memiliki nilai ekonomi.

Berangkat dari potensi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Panca Bhakti (UPB) memberikan pelatihan pembuatan eco enzyme, pestisida nabati, sekaligus penguatan branding produk kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan Pontianak Kota.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 24 Juli 2026 ini mengangkat tema "Pemberdayaan Kelompok PKK Pontianak Kota melalui Teknologi Eco Enzyme dan Pestisida Nabati untuk Budidaya Cabai Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan." Program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus berpotensi menjadi sumber nilai tambah ekonomi.

Mewakili Camat Pontianak Kota, Sekretaris Camat Anisah Nurbayani mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.

"Kegiatan ini memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kader PKK karena teknologi yang diperkenalkan mudah diterapkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar rumah. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada masyarakat," ujarnya.

Sambutan dan pembukaan PKM oleh Sekretaris Camat Anisah Nurbayani.

Dalam kesempatan yang sama, Dr Ekawati mewakili Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Bhakti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi kebutuhan masyarakat.

Pelatihan dipandu oleh tim dosen yang terdiri atas Ismail Astar, Agnes Tutik Purwani Irianti dan Rini Suryani. Melalui pendekatan teori dan praktik, peserta tidak hanya dikenalkan pada konsep eco enzyme dan pestisida nabati, tetapi juga langsung mempraktikkan proses pembuatannya.

Suasana Pelatihan eco enzyme dan pestisida nabati

Menurut Ketua Tim PKM, Ismail Astar, eco enzyme merupakan salah satu inovasi sederhana yang dapat mengurangi volume sampah organik rumah tangga sekaligus menghasilkan cairan multifungsi yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, aktivator kompos, maupun pendukung pertumbuhan tanaman.

Sementara itu, Rini Suryani membimbing peserta mulai dari proses pembuatan eco enzyme hingga strategi meningkatkan nilai tambah produk melalui penyusunan identitas usaha. Peserta dikenalkan pada cara menentukan nama produk, membuat logo, menyusun label, dan memilih kemasan sederhana yang menarik sehingga produk yang dihasilkan memiliki identitas yang jelas apabila dikembangkan lebih lanjut.

Demonstrasi pembuatan dan labeling produk eco enzyme

Materi berikutnya disampaikan oleh Ir. Agnes Tutik Purwani Irianti, yang memperagakan cara pembuatan pestisida nabati berbahan alami sebagai alternatif pengendalian hama pada tanaman cabai. Penggunaan pestisida nabati diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis sekaligus mendukung praktik budidaya yang lebih aman dan berkelanjutan.

Tidak hanya menjadi peserta, kader PKK juga aktif berdiskusi mengenai berbagai pengalaman mereka dalam mengelola tanaman pekarangan. Beragam pertanyaan terkait proses fermentasi, dosis penggunaan eco enzyme, hingga teknik aplikasi pestisida nabati menunjukkan tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pontianak Kota, Emmy Suraya, berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi anggota PKK untuk memanfaatkan limbah organik secara lebih produktif dan mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis rumah tangga.

Foto bersama usai demonstrasi pembuatan eco enzyme dan pestisida nabati

Di akhir kegiatan, Ketua Tim PKM Ismail Astar menegaskan bahwa tujuan program ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat berinovasi di tengah masyarakat.

"Kami ingin peserta mampu mengubah cara pandang terhadap limbah organik. Apa yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan, bahkan memiliki peluang ekonomi apabila dikembangkan secara berkelanjutan. Kami juga berterima kasih kepada UPB Pontianak yang telah memfasilitasi dan mendanai kegiatan ini," ucapnya.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan yang difasilitasi pendanaannya oleh Universitas Panca Bhakti sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, Universitas Panca Bhakti terus mendorong lahirnya inovasi berbasis ilmu pengetahuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....