Durasi yang Disarankan ketika Berjemur
- 01 Jul 2026 10:43 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Berjemur adalah aktivitas membiarkan kulit terkena sinar matahari dalam waktu tertentu untuk mendapatkan manfaat seperti membantu pembentukan vitamin D, memberi rasa hangat pada tubuh, dan mendukung ritme biologis harian. Namun, durasi berjemur yang disarankan perlu disesuaikan agar tubuh mendapat manfaat tanpa meningkatkan risiko iritasi atau kulit terbakar.
Secara umum, durasi berjemur yang sering disarankan berada di kisaran 5–15 menit per sesi, dilakukan sekitar 2–4 kali dalam seminggu. Pada sebagian orang, waktu ini sudah cukup untuk memberi paparan sinar matahari tanpa berlebihan. Area tubuh yang terkena paparan juga berpengaruh—misalnya lengan, tangan, atau kaki.
Durasi tersebut tidak berlaku sama untuk semua orang karena dipengaruhi oleh beberapa faktor:
1. Warna kulit, kulit yang lebih terang biasanya membutuhkan waktu lebih singkat, sedangkan kulit yang lebih gelap dapat membutuhkan paparan lebih lama.
2. Intensitas matahari, saat matahari sangat terik, kulit menerima paparan lebih cepat.
3. Lokasi dan cuaca, daerah dengan sinar matahari kuat bisa membuat waktu berjemur lebih pendek.
4. Kondisi tubuh dan usia, kebutuhan setiap orang dapat berbeda.
Saat berjemur, perhatikan respons tubuh. Jika kulit mulai terasa panas, perih, kemerahan, atau tidak nyaman, sebaiknya segera berteduh. Berjemur bukan berarti semakin lama semakin baik paparan yang cukup dan terukur lebih dianjurkan dibanding durasi yang terlalu panjang.
Tujuan berjemur juga penting. Jika tujuannya untuk mendukung kebutuhan vitamin D atau alasan kesehatan tertentu, durasi ideal bisa berbeda dan kadang perlu disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.
Baca juga: Enam Alasan Makanan Bergizi itu Penting
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....