Ditjen IDP HAM Kalbar Ajak Masyarakat Menghormati HAM dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 27 Mei 2026 18:42 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat (Ditjen IDP HAM Kalbar) terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi, penguatan pemahaman, serta pendekatan persuasif kepada berbagai kalangan masyarakat.

Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan (IDP) HAM Kalbar, Untung Wibawa, menegaskan bahwa nilai-nilai hak asasi manusia harus menjadi bagian dari budaya sosial yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penghormatan terhadap HAM tidak hanya berkaitan dengan aturan hukum, tetapi juga tercermin dalam sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, dan menjaga martabat sesama manusia.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis melalui penerapan nilai-nilai HAM di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga ruang publik. Kesadaran terhadap pentingnya HAM dinilai mampu mencegah berbagai bentuk diskriminasi, perundungan, kekerasan, maupun perlakuan tidak adil di tengah kehidupan sosial.

“Penghormatan terhadap hak asasi manusia harus dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai pendapat orang lain, tidak melakukan diskriminasi, serta menjaga sikap toleransi dan saling menghormati,” ujar Untung Wibawa.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial juga menjadi tantangan tersendiri dalam penguatan HAM. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan media digital secara bijak dengan menghindari penyebaran ujaran kebencian, hoaks, maupun konten yang dapat merugikan pihak lain. Menurutnya, etika dalam ruang digital juga merupakan bagian penting dari implementasi penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Dalam berbagai kesempatan, Bidang IDP HAM Kalbar terus melaksanakan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan penguatan kapasitas terkait HAM kepada masyarakat, pelajar, mahasiswa, aparatur pemerintah, maupun komunitas sosial. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun pemahaman bahwa HAM merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir dan wajib dihormati oleh semua pihak.

Selain itu, penguatan nilai HAM juga diharapkan dapat mendukung terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghormatan HAM, diharapkan tercipta hubungan sosial yang lebih harmonis serta memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

Untung Wibawa juga mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya yang menjunjung tinggi hak asasi manusia di masa depan.

“HAM bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan saling menghormati hak satu sama lain, kita dapat menciptakan kehidupan sosial yang lebih damai, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.

Melalui komitmen penguatan dan edukasi HAM yang terus dilakukan, Ditjen IDP HAM Kalbar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....